SMPN favorit banjir pendaftar di hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur afirmasi. Siswa dari keluarga kurang mampu atau miskin berbondong-bondong mendaftar secara online di SMPN 1 Nganjuk, SMPN 3 Nganjuk, SMPN 1 Kertosono, dan SMPN 1 Tanjunganom. Berdasarkan ppdbsmpn.dispendiknganjuk.net hingga pukul 17.00 WIB, pendaftar di empat SMPN tersebut sudah melebihi pagu yang disediakan.
Di SMPN 1 Nganjuk, pendaftar mencapai 57 siswa. Padahal, pagu untuk jalur afirmasi hanya 43 siswa. Kemudian, di SMPN 3 Nganjuk, pendaftar menembus 101 siswa. Sementara kuota untuk jalur afirmasi di SMPN 3 Nganjuk hanya 43 siswa. Lalu, di SMPN 1 Kertosono, pendaftar sebanyak 63 untuk prioritas 1 (P1) yang menggunakan kartu keluarga (KK) Kabupaten Nganjuk. Sedangkan, kuota P1 jalur afirmasi adalah 30 siswa. Sedangkan, untuk prioritas kedua (P2) yang menggunakan KK luar Kabupaten Nganjuk, pendaftarnya sebanyak 13 siswa. Kuota P2 jalur afirmasi sebanyak 7 siswa. Hal yang tidak jauh beda juga terjadi di SMPN 1 Tanjunganom. Pendaftar jalur afirmasi sebanyak 93 siswa. Sementara kuota untuk jalur afirmasi di SMPN 1 Tanjunganom hanya 53 siswa.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Sopingi mengatakan, pendaftar di jalur afirmasi akan diverifikasi oleh panitia PPDB SMPN. Mereka yang berhak mendaftar adalah siswa sebagai penerima bantuan dari pemerintah. Seperti, Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH). “Jika tidak memiliki KIP dan PKH maka tidak akan lolos,” ujarnya.
Untuk penentuan siapa yang akan diterima, Sopingi mengatakan, penentuannya menggunakan jarak rumah dengan sekolah. Siapa pendaftar yang rumahnya paling dekat maka dia yang akan diterima dan sebaliknya.
Terpisah, Ketua Panitia PPDB SMPN 1 Nganjuk M. Miftahul Ikhsan mengatakan, pendaftaran PPDB jalur afirmasi akan dibuka hingga Jumat (15/3) pukul 23.59 WIB. Pendaftar bisa saja bertambah.