NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Calon siswa baru yang ingin masuk SMPN lewat jalur prestasi harus giat belajar. Karena Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk mengizinkan SMPN menggelar tes untuk acuan seleksi jalur prestasi.
"Selain nilai rapor, kami izinkan SMPN menggelar tes untuk SPMB jalur prestasi akademik," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Sopingi melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Munawir.
Untuk itu, Munawir meminta SMPN yang ingin menggelar tes di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi akademik untuk memberitahu dan meminta izin disdik. Sehingga, transparansi di SPMB menjadi jelas.
Hari ini SPMB untuk SDN dan SMPN dimulai. Untuk SDN, jalur yang dibuka adalah afirmasi, mutasi, dan domisili.
Sedangkan untuk SMPN, jalur yang dibuka hanya jalur prestasi. Munawir mengatakan, SPMB untuk jalur SDN dibuka secara serentak. Sedangkan untuk SMPN, baru satu jalur yang dibuka.
SPMB untuk SDN dibuka mulai 16 April hingga 9 Mei. Sedangkan untuk SMPN, jalur prestasi dibuka mulai 16 hingga 19 April.
Untuk SMPN, jadwal pembukaan jalur memang berbeda. Seperti untuk jalur afirmasi baru dibuka pada 25 hingga 26 April. Lalu, jalur mutasi pada 30 April hingga 2 Mei.
Sedangkan, jalur domisili dibuka pada 7 hingga 9 April. Untuk SDN, setelah pendaftaran selesai, jadwal selanjutnya adalah seleksi.
Seleksi tersebut akan berlangsung satu hari pada 10 Mei. Lalu, dilaksanakan pengumuman pada 13 Mei dan terakhir daftar ulang pada 14 hingga 16 Mei.
Sedangkan untuk SMPN, seleksi akan berlangsung pada 21 hingga 22 April. Lalu, pengumuman pada 23 Mei dan daftar ulang pada 24 Mei.
Jalur prestasi sendiri akan dibedakan menjadi dua kategori. Pertama adalah prestasi berdasarkan hasil perlombaan. Sedangkan yang kedua adalah prestasi berdasarkan nilai rata-rata empat mata pelajaran (mapel).
“Nantinya dua kategori itu juga akan dibagi lagi menjadi dua. Yaitu untuk kartu keluarga dalam Nganjuk dan luar Nganjuk,” tambahnya.
Untuk memastikan kuota per sekolah, Munawir mengatakan para pendaftar dapat melihat di website yang telah disediakan oleh Disdik Nganjuk.
Untuk SDN dapat diakses di website SPMB Sekolah Dasar (SD) Sedangkan, untuk SMPN dapat diakses di SPMB SMP.
“Kuota jalur prestasi untuk masing-masing sekolah berbeda.Tergantung sekolah itu sendiri,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ada perbedaan antara SPMB tahun ini dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun lalu.
Salah satunya adalah berubahnya jalur pendaftaran zonasi menjadi domisili. Perbedaannya ada pada status kartu keluarga (KK) milik siswa.
Dulu, status siswa dalam sebuah KK dapat dititipkan. Namun kini berbeda, status siswa dalam sebuah KK harus sama dengan orang tua atau wali murid.
Lalu jalur perpindahan orang tua juga dihapus. Digantikan dengan jalur mutasi. Namun perubahan tersebut tidak membawa dampak besar.
Karena dalam prosesnya masih sama seperti di penerimaan siswa di tahun sebelumnya.
Selain dua jalur itu, ada jalur lainnya. Yaitu jalur prestasi dan jalur afirmasi. Untuk SDN, jalur yang dibuka adalah jalur mutasi, afirmasi, dan domisili.
Sedangkan untuk SMPN, ada jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili. Terpisah, Tyasningsih, 37, warga Purwoasri, Kabupaten Nganjuk mengaku senang adanya tes dan nilai rapor untuk penentuan diterima atau tidaknya pendaftar jalur prestasi.
Karena hal itu lebih fair. "Anak jadi lebih giat belajar," ujarnya.(wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira