NGANJUK, JP Radar Nganjuk- SMPN favorit masih jadi idola calon siswa baru. Tidak hanya jalur prestasi dan afirmasi, di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur mutasi, pendaftar juga membeludak. Buktinya, meski baru sehari dibuka, beberapa SMPN favorit sudah kelebihan jumlah pendaftar.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Sopingi melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Munawir mengatakan, jalur mutasi menjadi jalur ketiga yang dibuka setelah jalur prestasi dan afirmasi.
“Beberapa sekolah favorit jumlah pendaftarnya sudah melebihi kuota,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Kelebihan jumlah pendaftar itu terjadi di SMPN 1 Nganjuk, SMPN 3 Nganjuk, dan SMPN 1 Kertosono. Di SMPN 1 Nganjuk, kuota untuk Kartu Keluarga (KK) dalam Kabupaten Nganjuk atau P1 adalah 12 kursi.
Sedangkan jumlah pendaftar, hingga pukul 13.30 WIB, sudah ada 16 pendaftar. Sedangkan untuk KK luar Kabupaten Nganjuk atau P2 jumlah kuota yang disediakan 2 kursi. Sedangkan, jumlah pendaftar masih nol.
Hal serupa juga terjadi di SMPN 3 Nganjuk. Kuota untuk P1 adalah 10 kursi. Sedangkan, pendaftar juga sudah genap 10 murid. Begitu juga dengan P2, jumlah kuota 4 kursi. Sedangkan pendaftar 4 siswa.
Sementara itu, di SMPN 1 kertosono, kuota untuk P1 adalah 10 kursi. Sedangkan pendaftar berjumlah 11 siswa. Sedangkan P2 adalah 4 kursi. Sementara, pendaftar sudah 5 murid.
Jumlah itu masih bisa bertambah. Karena sesuai jadwal, pendaftaran jalur mutasi masih akan dibuka hingga 2 Mei mendatang. Lalu pengumuman di tanggal 5 Mei. Terakhir adalah daftar ulang pada 6 Mei.
“Untuk proses perangkingan masih menggunakan metode yang sama. Yaitu jarak, usia, lalu terakhir waktu pendaftaran,” tambahnya.
sBaca Juga: Ini Solusi Siswa Nganjuk yang Tidak Lolos SPMB Jalur Afirmasi, Salah Satunya Bisa Daftar Domisili
Oleh sebab itu, Munawir mengimbau kepada orang tua atau wali murid untuk segera mendaftar. Karena kecepatan waktu pendaftaran dapat mempengaruhi posisi siswa pada proses perankingan.
“Orang tua atau wali murid yang kesusahan mendaftar dapat langsung menghubungi admin di SD masing-masing atau sekolah SMP yang dituju,” imbuhnya. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira