NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili resmi dibuka kemarin. Meski baru beberapa jam dibuka, ratusan murid telah mendaftar di 54 SMPN di Kabupaten Nganjuk. Bahkan pendaftar di beberapa SMPN favorit jumlahnya sudah melebihi pagu yang disediakan.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Sopingi melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Munawir mengatakan, jalur domisili menjadi jalur terakhir. Besar kemungkinan jalur tersebut akan menjadi jalur dengan pendaftaran terbanyak.
“Jalur domisili juga memenuhi 45 persen dari total jumlah kuota,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Tak ayal, di hari pertama pendaftaran, ratusan pendaftaran telah berebut kursi. Terutama di beberapa SMPN yang menjadi sekolah favorit.
Dari 54 SMPN yang membuka jalur domisili, SMPN 1 Kertosono menjadi sekolah yang pendaftarnya sudah melebihi kuota.
Hingga pukul 16.00 WIB, jumlah pendaftar untuk Kartu Keluarga (KK) dalam Kabupaten Nganjuk atau P1 adalah 107 pendaftar.
Padahal kuota yang disediakan hanya 90 kursi. Sedangkan untuk KK luar Kabupaten Nganjuk atau P2, jumlah pendaftar baru di angka 17 murid dari kuota 40 kursi.
Tak jauh berbeda dengan dua SMPN favorit di Kecamatan Nganjuk. Di SMPN 1 Nganjuk, jumlah pendaftar P1 sebanyak 104 murid.
Sedangkan kuota sebanyak 120 kursi. Sedangkan untuk P2, jumlah pendaftar baru satu murid. Sedangkan kuota 10 kursi. Sedangkan di SMPN 3 Nganjuk, jumlah pendaftar P1 baru 95 murid dari kuota sebanyak 120 kursi. Sedangkan P2 baru 3 pendaftar dari 10 kursi.
Menurut Munawir, jumlah tersebut masih bisa terus bertambah. Alasannya karena pendaftaran yang masih dibuka untuk dua hari ke depan. Sesuai jadwal, pendaftaran untuk jalur domisili akan dibuka hingga 9 Mei.
“Kami imbau kepada calon siswa baru untuk segera mendaftar. Jangan sampai terlewat dari jadwal yang sudah ditentukan,” tandasnya.
Munawir menjelaskan, soal proses perankingan bagi sekolah yang jumlah pendaftar melebihi kuota. Yaitu dengan memperhitungkan jarak rumah, usia, dan waktu pendaftaran.
“Bahkan di SMPN 3 Nganjuk ada pendaftar yang mendaftar pada pukul 00.04 WIB di hari pertama,” ujarnya.
Sementara itu, Mi, calon siswa baru mengaku wait and see. Dia memilih melihat jarak rumah pesaingnya terlebih dulu. Karena ada dua SMPN yang dibidiknya. "Mana yang paling besar peluangnya itu yang akan saya daftar," ujarnya. (wib/tyo)
Editor : Elna Malika