NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pengambilan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN dan SMKN di Jawa Timur diperpanjang. Dari yang semula harusnya berakhir pada 13 Juni menjadi 20 Juni 2025. Alasannya pengambil PIN di beberapa kota besar yang membeludak.
Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Jawa Timur (Jatim) wilayah Nganjuk Iwan Triyono mengatakan, perpanjangan dilakukan untuk pengambilan PIN lalu verifikasi dan validasi dokumen.
Baca Juga: Skill Non-Akademik yang Wajib Dimiliki Mahasiswa Sebelum Lulus
Untuk pengambilan PIN diperpanjang dari semula tanggal 13 Juni menjadi 20 Juni. Sedangkan untuk verifikasi dan validasi dokumen diperpanjang dari 14 Juni menjadi 21 Juni.
“Banyak sekolah di kota besar yang pengambilan PIN mengantre hingga kemarin,” tambahnya.
Meskipun diperpanjang, jadwal untuk pendaftaran SPMB di tahap pertama tidak mengalami perubahan. Untuk tahap pertama masih dibuka pada 16-17 Juni.
Dilanjutkan dengan tahap kedua pada 22 dan 23 Juni. Selanjutnya adalah tahap ketiga pada 26 dan 27 Juni. Hingga ditutup pada tahap keempat pada 2 dan 3 Juli.
Sementara itu, pengambilan PIN di SMAN dan SMKN di Nganjuk sepi di hari terakhir. Seperti yang terjadi di SMAN 1 Nganjuk. Kemarin (13/6) hanya ada dua siswa yang mengambil PIN.
Kepala SMAN 1 Nganjuk Sugiyono mengatakan, sejak awal pekan lalu, jumlah pengambil PIN di sekolah terus mengalami penurunan. “Ramainya hanya terjadi pada minggu pertama,” ujarnya.
Baca Juga: Hari Ini Terakhir Pengambilan PIN untuk SPMB SMAN dan SMKN!
Sepinya pengambil PIN tidak hanya terjadi di SMAN 1 Nganjuk. Namun juga beberapa sekolah lain di Kabupaten Nganjuk.
Bahkan di SMKN 1 Lengkong tidak ada satu pun pengambil PIN kemarin. Sedangkan jumlah terbanyak terjadi di SMKN 1 Bagor dengan total sembilan murid yang mengambil PIN. (wib/tyo)
Editor : Miko