Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Kurang Tidur Bikin Kecerdasan Siswa Menurun

Karen Wibi • Jumat, 25 Juli 2025 | 13:05 WIB

DAMPAK SLEEP CALL: Dokter gigi Ronny INK menjelaskan bahaya kurang tidur pada siswa.
DAMPAK SLEEP CALL: Dokter gigi Ronny INK menjelaskan bahaya kurang tidur pada siswa.

Focus Group Discussion (FGD) Antara Sleep Call, TKA, dan SPMB 2026 (4)

Kecanduan sleep call ternyata memiliki dampak buruk. Tidak hanya pada penurunan kualitas pendidikan. Namun, juga penurunan kualitas perkembangan fisik si anak. Salah satunya karena berkurangnya waktu tidur siswa saat malam hari.

“Sleep call banyak dampak negatifnya untuk kesehatan,” ujar drg Ronny INK saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Antara Sleep Call, Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan SPMB 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Nganjuk pada 16 Juli lalu. Pria yang sukses dinobatkan Dokter Gigi Teladan Nasional pada 2024 lalu itu mengatakan, sleep call yang dilakukan berjam-jam akan mengurangi jam tidur siswa.

Baca Juga: Pelajar Nganjuk Kecanduan Sleep Call! Kepala Sekolah Beberkan Ciri dan Cara Ampuh Mengatasinya

Bahkan, menurut Ronny, ada kaitannya antara kecanduan sleep call, penurunan perkembangan fisik, hingga penurunan kecerdasan si anak. Untuk anak yang masih di tahap berkembang, waktu tidur adalah hal yang tidak dapat diganggu gugat.

Umumnya, anak di usia tersebut wajib tidur antara tujuh hingga delapan jam per hari. Jika kurang, maka hal tersebut akan berpengaruh pada pertumbuhan. “Tubuh itu perlu recovery. Tidur itu fungsinya untuk mengganti sel-sel tubuh yang mati setiap harinya,” tambahnya.

Namun karena jam tidur berkurang, maka recovery tidak bisa berlangsung maksimal. Otomatis hal tersebut dapat mempengaruhi tumbuh kembang si anak. Dan otomatis juga, karena jam tidur berkurang, si anak akan mengantung sepanjang hari. Termasuk ketika sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

Baca Juga: Sleep Call Bikin Siswa Gagal Matematika! Ini 3 Jurus Bupati Nganjuk Hadapi SPMB 2026

Lalu bagaimana solusinya? Menanggapi pertanyaan itu, Ronny menjelaskan harus ada pengawasan ketat dari orang tua dan kerabat dekat dari si anak. Salah satunya adalah membatasi akses si anak menggunakan smartphone di malam hari. Selain itu pembatasan juga dapat dilakukan dengan memutus jaringan WiFi di rumah saat jam tidur. (wib/tyo)

Editor : Miko
#sleep call #Focus Group Discussion (FGD) #Tes Kompetensi Akademik #kecerdasan #tka #SPMB 2026 #kurang tidur