Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Prestasi Anak di Sekolah Harus Jadi Prioritas Ortu dan Guru

Karen Wibi • Senin, 28 Juli 2025 | 19:10 WIB

PRESTASI JADI PRIORITAS: Kepala SMAN 2 Nganjuk H. M. Syamsi memberi solusi terkait kecanduan sleep call menjelang tes kemampuan akademik.
PRESTASI JADI PRIORITAS: Kepala SMAN 2 Nganjuk H. M. Syamsi memberi solusi terkait kecanduan sleep call menjelang tes kemampuan akademik.

Focus Group Discussion (FGD) Antara Sleep Call, Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan SPMB 2026 (6)

Kecanduan sleep call tidak bisa dianggap sepele. Karena hal tersebut dapat berdampak pada prestasi si anak. Oleh karena itu, antara orang tua (ortu) dan guru harus kompak dalam melakukan pencegahan. Apalagi, dalam waktu dekat, akan diadakan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kepala SMAN 2 Nganjuk H. M. Syamsi mengatakan, prestasi anak di sekolah harus menjadi prioritas. “Guru dan orang tua tidak boleh mengorbankan prestasi anak,” ujarnya saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Antara Sleep Call, Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan SPMB 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Nganjuk pada 16 Juli lalu.

Syamsi menjelaskan, menurutnya sleep call memang kegiatan yang menyenangkan. Sayangnya, banyak anak remaja yang menggunakan hal tersebut untuk kabur dari kewajiban sehari-hari. Salah satunya adalah belajar. Oleh karena itu, dipastikan, sleep call akan berdampak negatif pada anak-anak. Padahal, sebagai pelajar, mereka memiliki kewajiban untuk belajar. Bukan malah menghabiskan waktu dengan sleep call.

Baca Juga: Pelajar Nganjuk Kecanduan Sleep Call! Kepala Sekolah Beberkan Ciri dan Cara Ampuh Mengatasinya

Namun dirinya tidak hanya ingin menyalahkan si pelajar. Karena pada kejadian itu, guru dan ortu juga sama salahnya dengan si pelajar. Bagaimana bisa? “Mungkin orang tua dan guru terlalu malas untuk mengawasi dan mengingatkan si anak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syamsi mengimbau kepada guru dan ortu untuk segera memonitor si anak. Karena sepertinya guru dan ortu tidak memiliki banyak waktu. Alasannya karena dalam waktu dekat akan diadakan TKA. Jika tidak molor, TKA untuk SMA akan diadakan pada November mendatang. Sedangkan, untuk SD dan SMP akan diadakan pada Maret 2026.

Syamsi menyebut pilihan antara sleep call dan TKA tidak sebanding. Karena antara keduanya, pasti lebih penting TKA. Perlu diketahui, nilai yang didapat dari TKA akan mempengaruhi siswa untuk masuk ke jenjang berikutnya. “Jangan sampai ingin menyenangkan anak dengan smartphone malah membuat anak nanti kesusahan saat mengikuti TKA. Padahal TKA itu sangat penting,” tandasnya. (wib/tyo)

Editor : Jauhar Yohanis
#Tes Kemampuan Akademik #sleep call #tka