Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Anak Kecanduan HP? Fatherless Jadi Pemicu Utama, Bukan Sekadar Gadget

Karen Wibi • Selasa, 5 Agustus 2025 | 13:00 WIB

PERAN VITAL: Ketua Dewan Pendidikan Nganjuk Roni S. Sya’roni minta ortu dampingi anak.
PERAN VITAL: Ketua Dewan Pendidikan Nganjuk Roni S. Sya’roni minta ortu dampingi anak.

Focus Group Discussion (FGD) Antara Sleep Call, TKA, dan SPMB 2026 (13)

Banyak hal yang menyebabkan kecanduan sleep call pada remaja. Salah satunya adalah hilangnya peran orang tua di dalam kehidupan remaja. Karena dipastikan, tanpa kehadiran orang tua, khususnya ayah akan membuat remaja mencari pelampiasan pada hal lain. Mereka                 akan kecanduan handphone untuk menggantikan peran sang ayah. 

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Nganjuk Roni S. Sya’roni mengatakan, anak-anak tidak boleh disalahkan karena kecanduaan sleep call. Karena ada penyebab mengapa remaja dapat kecanduan sleep call. “Tidak adanya peran orang tua, khususnya ayah adalah penyebab utama anak-anak dapat terjerumus ke hal negatif,” ujar pria yang akrab disapa Abah Roni tersebut saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Antara Sleep Call, Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan SPMB 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Nganjuk pada 16 Juli lalu.

Baca Juga: Cegah Kecanduan Sleep Call, Kejari Nganjuk Gencarkan Program Jamasan SAE

Bahkan Abah Roni memaparkan fakta yang mengkhawatirkan. Yaitu di Indonesia, hanya 37 persen remaja yang mendapat kasih sayang dari kedua orang tua. Sedangkan sisanya? Mayoritas mereka hanya mendapat kasih sayang dari satu dari kedua orang tua. Bahkan, beberapa diantaranya tidak mendapat kasih sayang dari kedua orang tua atau fatherless.

Nah, ternyata hal tersebut dapat membawa dampak buruk bagi remaja. Dimulai dari remaja yang akan mencari pelampiasan ke hal lain. Apesnya, dari banyak pelampiasan, beberapa di antara mereka akan mencari pelampiasan ke hal negatif. Salah satunya adalah sleep call yang menyebabkan hingga kecanduan. “Mereka itu cuman butuh kasih sayang. Kedua orang tua harus hadir bersama-sama untuk memberi kasih sayang pada mereka,” tambahnya.

Lalu bagaimana untuk mencegah kecanduan hal negatif pada anak-anak? Menanggapi pertanyaan itu, Abah Roni menjelaskan jika caranya sangat mudah. Yaitu kedua orang tua yang wajib hadir untuk anak-anak.

Baca Juga: Pelecehan Seksual saat Video Call untuk Pemerasan

Kehadiran yang dimaksud oleh Abah Roni tidak hanya ketika orang tua memberi uang kepada anak. Melainkan orang tua juga wajib hadir secara fisik. Mulai dari mengajak bermain hingga belajar. “Tanggung jawab orang tua tidak hanya memberi uang pada anak. Melainkan juga memberi kasih sayang secara langsung,” pungkasnya. (wib/tyo)

Editor : Miko
#Kecanduan HP #fgd #sleep call #Focus Group Discussion #tka #remaja #radar nganjuk #fatherless #SPMB 2026 #siswa