Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Inovasi kelas interaktif berbasis 3D dan AR dengan assembler edu untuk pembelajaran Di era digital

Internship Radar Kediri • Selasa, 12 Agustus 2025 | 22:04 WIB

penggunaan AR di Assembler
penggunaan AR di Assembler

JP RADAR NGANJUK- Hadirnya teknologi metaverse di dunia digital memberikan pembaruan pada sektor pendidikan. Dengan berkembangnya teknologi pembelajaran berbasis visual 3D atau AR (Augmented Reality) ini cukup membuat proses belajar lebih hidup.

Assembler Edu menjadi salah satu platform online yang mengusung konsep pembelajaran imersif disertai pembuatan dan penayangan objek tiga dimensi diperangkat lalu diproyeksikan ke lingkungan nyata tanpa kemampuan pemrograman.

Adanya platform assembler edu ini dinilai berpotensi membantu guru dan siswa dalam memvisualisasikan berbagai konsep abstrak yang sulit dijelaskan dengan media statis. Selain itu, assembler ini memudahkan user pemula membuat media pembelajaran mandiri tanpa ada keterampilan coding.

Pengguna cukup menggunakan perangkat seperti smarthphone, tablet, atau laptop untuk membuat objek 3D atau Augmented Reality. Untuk menampilkan objek 3D atau Augmented Reality cukup menggunakan smartphone yang terkoneksi internet dan terinstal aplikasi assembler edu bahkan lebih mudahnya menggunakan google lens untuk memunculkan objek 3D.

Baca Juga: Kadisdik Dukung, 70 Siswa SMPN 4 Langsung Ikut Kompetisi Kompetensi Akademik

Beberapa fitur dari assembler edu ini dapat berguna untuk pembelajaran, seperti:

Online Classroom

Fitur online classroom ini berguna bagi guru yang ingin membuat kelas dengan jumlah yang tidak terbatas. Guru juga dapat memberikan tugas melalui online classroom ini. keunggulannya pada pelajar dapat memodifikasi kelas dan membuat tugas secara bersama – sama dengan pelajar lainnya.

Topics

Fitur topics ini berisi berbagai topik mata pelajaran yang disediakan oleh assembler edu yang dapat langsung digunakan untuk pembelajaran. Fitur berisi media – media yang disediakan hanya tinggal dipilih dan dipakai untuk pembelajaran seperti biologi, sejarah, kimia, matematika, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Prestasi Anak di Sekolah Harus Jadi Prioritas Ortu dan Guru

Scan

Hadirnya fitur scan ini sebagai kamera penandapada assembler edu yang dipakai untuk menampilkan visual 3D atau augmented reality melalui marker. Pada assembler edu ini terdapat dua jenis marker yaitu berbentuk QR Code dan Image marker,

Create

pada assembler ini memiliki tool bernama edutor yang dapat dipakai untuk membuat objek media visual 3D atau Augmented Reality yang belum tersedia di platform secara mandiri. 

Pemanfaatan assembler edu cukup membantu guru dalam memperbanyak strategi pembelajaran dan bahan ajardi ruang kelas. Sejalan dengan kurikulum merdeka yang berlaku sekarang dengan mengutamakan kreativitas dan pembelajaran berbasis proyek.

Baca Juga: MIN 2 Nganjuk Pasang Target Jadi Juara Lagi

Keberadaan assembler edu membuka potensi luas bagi sektor pendidikan dalam menciptakan pembelajaran berbasis digital maupun jarak jauh yang lebih menyenangkan melalui teknologi visual 3D maupun augmented reality.

 Inovasi ini juga dapat mendukung penerapan kurikulum merdeka di berbagai jenjang pendidikan. Tentu saj dengan memberikan kebebasan membuat media pembelajaran mandiri yang relevan sesuai kebutuhan belajar masing-masing. Selengkapnya tentang platform Assembler Edu dapat diakses melalui tautan resmi https://app-edu.assemblrworld.com/

 

Editor : Jauhar Yohanis
##pendidikan ##Education ##Teknologi ##pembelajaran kreatif ##Pembelajaran ##teknologi realitas virtual