JP RADAR NGANJUK - Inovasi pembelajaran kembali hadir untuk digunakan diruang kelas. Media sederhana dengan ke klasikan dan kemudahan bahan pembuatannya yaitu magnetic board learning.
Magnetic board learning merupakan sebuah media pembelajaran yang menggunakan magnet dan papan sebagai fasilitas medianya. Cara bermainnya cukup mudah yaitu merangkai sesuatu urutan materi yang dicantumkan pada magnetic board.
Adhitya Maulana Prayodha, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang mengembangkan media sejenis magnetic board yaitu AstroMini, dimana AstroMini ini media pembelajaran berbasis diaorama magnetic interaktif pada materi tematik Sains tingkat sekolah dasar.
Magnetic board ini cocok digunakan untuk materi yang memiliki konsep susun, seperti susun kata atau kalimat dalam bahasa indonesia, susun angka atau operasi bilangan pada matematika. dan susun objek seperti rantai makanan dan gambar.
Bahan yang digunakan cukup mudah untuk didapat disekitar kita.
- Magnet berbentuk bulat, kotak, atau custom
- Papan putih atau hitam
- Spidol warna
- Kertas seukuran dengan papan sesuai dengan materi yang diambil.
- Lakban atau double tape sebagai perekat.
Guru dapat menyesuaikan bentuk dan penggunaan magnet sesuai dengan tema pelajaran yang sedang dibahas. Perlu diperhatikan juga untuk penggunaan media pembelajaran ini dengan fleksibel dan sesuai dengan rancangan pembelajaran.
Penggunaan media berbasis realia seperti magnetic board ini bisa menumbuhkan kreativitas guru dalam mengajar. Inovasi kecil ini menunjukkan bahwa kreativitas dalam pendidikan tidak selalu memerlukan biaya besar.
Magnetic Board Learning bukan sekadar media belajar, tetapi juga simbol dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan cara yang sederhana, efektif, dan menyenangkan. Melalui penerapan media ini, proses belajar mengajar diharapkan semakin bermakna dan mampu menumbuhkan minat belajar siswa secara berkelanjutan.
Penulis : Aurora Putri Salsabillah Susanto_Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Jauhar Yohanis