Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Buka Lowongan Jadi Guru Sekolah Rakyat di Nganjuk

Karen Wibi • Kamis, 22 Januari 2026 | 18:10 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus bersiap jelang beroperasinya Sekolah Rakyat (SR). Salah satunya adalah dengan menyiapkan guru untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus bersiap jelang beroperasinya Sekolah Rakyat (SR). Salah satunya adalah dengan menyiapkan guru untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus bersiap jelang beroperasinya Sekolah Rakyat (SR). Salah satunya adalah dengan menyiapkan guru untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, Pemkab Nganjuk sedang ancang-ancang untuk merekrut guru di Sekolah Rakyat. “Akan ada rekrutmen guru untuk Sekolah Rakyat di Nganjuk,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Marhaen menjelaskan, nantinya, akan ada pembagian antara guru dari kementerian dan pemerintah daerah. Guru tersebut akan disiapkan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Sayangnya, hingga kemarin, Marhaen belum mengetahui jumlah pembagian guru dari kementerian dan pemerintah daerah. Menurutnya, dalam waktu dekat, antara Pemkab Nganjuk dan pemerintah pusat akan melakukan koordinasi. Tujuannya untuk memastikan guru yang akan ditempatkan di Sekolah Rakyat. “Dalam waktu dekat akan kami pastikan untuk jumlah guru dan tenaga pendidikan di Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, hingga kemarin, Sekolah Rakyat yang dibangun di Jalan Raya Gondang-Lengkong itu terus dikebut. Kontraktor masih melakukan pembongkaran pada bangunan lama. Setelah itu pembangunan bangunan sekolah akan segera dilakukan. Rencananya Sekolah Rakyat akan rampung pada Agustus mendatang. Namun sebelum itu, Sekolah Rakyat mulai akan beroperasi. Jadwalnya adalah tahun ajaran 2026/2027 pada bulan Juni-Juli.

Sekolah rakyat yang ada di Kecamatan Gondang itu dibangun oleh pemerintah pusat melalui PT Brantas Abipraya. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 911 miliar. Anggaran yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) 2025 dan 2026 itu juga meliputi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ngawi, Madiun, dan Pacitan.

Total akan ada lebih dari 25 bangunan di Sekolah Rakyat. Meliputi masjid, rumah susun (rusun guru), ruang kelas I hingga XII menggunakan dua lantai, asrama, kantin, guest house, rumah genset, gedung ibadah, dapur, dan masih banyak yang lainnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #Sekolah Rakyat