TKA SMP di Kabupaten Nganjuk Tak Bisa Digelar Serentak.
Karen Wibi• Selasa, 31 Maret 2026 | 19:08 WIB
SERIUS: Siswa SMPN 4 Nganjuk mengerjakan try out TKA. Hasil TKA SMP nanti untuk SPMB SMAN/SMKN.
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP di Kabupaten Nganjuk tak bisa digelar satu hari. Salah satu alasannya karena keterbatasan sarana dan prasana (sarpras) berupa komputer. Alhasil TKA akan digelar dalam beberapa sesi dan beberapa hari.
Salah satunya seperti yang terjadi di SMPN 1 Bagor. Di sekolah tersebut, TKA akan digelar selama empat hari. Yakni mulai tanggal 6 hingga 9 April. “Karena komputernya terbatas, alhasil TKA dilakukan dalam beberapa sesi,” ujar Kepala SMPN 1 Bagor Murtaji kepada wartawan koran ini.
Murtaji menjelaskan, TKA akan menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Artinya tes hanya bisa dilakukan dengan menggunakan komputer atau laptop. Sedangkan di SMPN 1 Bagor, jumlah komputer tak sebanding dengan jumlah siswa. Karena diketahui, di SMPN 1 Bagor, akan ada 276 siswa yang mengikuti TKA. Sedangkan jumlah komputer tak lebih dari 80 unit. “Maksimal komputer atau laptop di tiap lab itu berjumlah 20. Pesertanya bisa kurang, tidak boleh lebih,” tambahnya.
Oleh karena itu TKA akan digelar dalam beberapa hari. Rencananya TKA akan digelar selama empat hari. Dengan setiap harinya juga akan digelar beberapa sesi yang berbeda. “Untuk komputernya sudah siap semua. Sebelum Lebaran sudah dicoba melalui try out,” imbuhnya.
Sementara itu, seluruh siswa di tingkat SMP mulai masuk setelah libur Lebaran. Hal itu juga seperti yang terjadi di SMPN 1 Bagor. Kini Murtaji sedang fokus untuk kembali menyiapkan kemampuan siswa. Karena dari pengamatannya, banyak siswa yang kembali mengendorkan persiapan untuk TKA.
Caranya? Salah satunya dengan pembelajaran secara intensif. Pembelajaran langsung dilakukan di hari pertama masuk sekolah. Dalam pembelajaran itu, menurut Murtaji, siswa akan diminta untuk mengerjakan banyak soal TKA.
Tak hanya itu, hari ini (31/3), siswa akan kembali mendapat tambahan jam belajar. Yakni pada pagi dan sore hari. Rencananya tambahan belajar akan diberikan hingga akhir pekan mendatang. “Untuk SMPN 1 Bagor mendapat jatah TKA pada 6 hingga 9 April. Jadi persiapan harus dilakukan sejak hari pertama masuk sekolah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto mengatakan persiapan terus dikebut untuk seluruh SMP di Kabupaten Nganjuk. Salah satu persiapannya adalah dengan melakukan tambahan belajar sejak hari pertama masuk sekolah.
Harapannya tambahan waktu selama satu pekan ke depan dapat meningkatkan kemampuan siswa. Dengan itu para siswa dapat menghadapi TKA dengan maksimal. “Semoga seluruh siswa SMP di Kabupaten Nganjuk mendapatkan nilai TKA yang bagus,” ujarnya. (wib/tyo)