Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mayoritas TKA di Kabupaten Nganjuk Berlangsung Dua Gelombang

Karen Wibi • Rabu, 8 April 2026 | 19:47 WIB
Siswa SMPN 4 Nganjuk saat mengerjakan tes kemampuan akademik
Siswa SMPN 4 Nganjuk saat mengerjakan tes kemampuan akademik

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Mayoritas SMPN di Kabupaten Nganjuk tak bisa melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) selama dua hari. Salah satu penyebabnya karena kurangnya sarana dan prasarana (sarpras) yang kurang memadai.

          Hal itu seperti yang terjadi di SMPN 4 Nganjuk. Di SMPN 4 Nganjuk, TKA berlangsung selama empat hari. Yakni, mulai tanggal 6 hingga 9 April. “TKA di SMPN 4 Nganjuk dilakukan sebanyak dua gelombang,” ujar Kepala SMPN 4 Nganjuk Minarti kepada wartawan koran ini.

          Minarti menjelaskan, di SMPN 4 Nganjuk, TKA dilakukan sebanyak dua gelombang. Dengan masing-masing gelombang dilakukan selama dua hari. Nantinya, per harinya, akan ada tiga sesi ujian. “Per sesinya akan dilakukan pada tiga ruang ujian,” tambahnya sembari mengatakan per ruang ujian hanya diisi oleh 16 peserta tes.

          Sedangkan kemarin (7/4), peserta TKA dari SMPN 4 Nganjuk adalah soal Bahasa Indonesia. Awalnya, ujian dilakukan dengan mengerjakan soal latihan selama 10 menit. Dilanjutkan dengan mengerjakan ujian utama. Para peserta harus menyelesaikan 30 soal dengan waktu 75 menit. Lalu, ditutup dengan mengerjakan survei selama 20 menit.

          Menurut Minarti, dibandingkan dengan Matematika, Bahasa Indonesia dianggap siswa lebih mudah. Dari keterangan beberapa peserta, mereka lebih enjoy mengerjakan soal Bahasa Indonesia dibandingkan dengan Matematika. “Lebih mudah Bahasa Indonesia,” tambahnya.

          Sementara itu, TKA sebanyak dua gelombang juga terjadi di SMPN 1 Bagor. Kepala SMPN 1 Bagor Murtaji mengatakan, TKA dilakukan sebanyak dua gelombang atau empat hari. Alasannya juga karena kurangnya sarpras untuk menunjang TKA. “Kami hanya memiliki lima ruang ujian. Sedangkan untuk satu ruang hanya kami isi 16 peserta,” ujarnya.

          Hari ini, menurut Murtaji, seluruh siswa mulai mengikuti TKA gelombang kedua. Mata pelajaran (mapel) yang diujikan adalah Matematika. “Soal yang diujikan akan berbeda dengan gelombang pertama,” tambahnya.

          Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto mengatakan, mayoritas SMP di Kabupaten Nganjuk menggelar TKA sebanyak satu dan dua gelombang. Sedangkan sisanya menggelar TKA sebanyak tiga dan empat gelombang. Dengan rincian dua sekolah yang menggelar tiga gelombang. Yakni, SMPN 2 Berbek dan SMP Islam Al Fattah. Lalu ada satu sekolah yang menggelar TKA hingga empat gelombang. Yakni SMP Bina Insan Mandiri. “TKA maksimal digelar sebanyak lima gelombang. Yakni mulai 6 hingga 16 April,” ujarnya. (wib/tyo)

 

Editor : rekian
#Tes Kemampuan Akademik #smpn nganjuk #bahasa indonesia #Kabupaten Nganjuk