NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang taman kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Nganjuk dimulai kemarin (6/4). Total ada 17.563 kursi yang tersedia pada ratusan SD di Kabupaten Nganjuk.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto mengatakan, SPMB untuk jenjang SD di Kabupaten Nganjuk dibuka lebih dulu dibanding daerah lain. Salah satu penyebabnya karena SPMB di tingkat SD yang tidak memerlukan nilai dari tes kemampuan akademik (TKA). “Sesuai jadwal, pendaftaran SPMB SD dibuka mulai 6 hingga 21 April,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Puguh menjelaskan, total ada tiga jalur SPMB SD tahun ini. Yakni, jalur afirmasi, mutasi, dan domisili. Dengan setiap jalurnya dibagi menjadi dua kategori. Yakni calon siswa dengan kartu keluarga dalam Kabupaten Nganjuk dan luar Kabupaten Nganjuk.
Ketiga jalur tersebut dibuka secara bersama-sama. Mulai tanggal 6-21 April 2026. Hingga selanjutnya akan dilakukan seleksi pada 22 April 2026. Dilanjutkan dengan pengumuman pada 23 April 2026. Terakhir yakni daftar ulang pada 24 April 2026.
Pada SPMB tahun ini, total ada 17.563 pagu yang dibuka. Sayangnya, hingga siang kemarin, jumlah pendaftar masih sepi. Hingga pukul 12.40 WIB, baru ada 68 siswa yang mendaftar. Sebanyak 67 diantaranya mendaftar melalui jalur domisili. Lalu satu siswa mendaftar pada jalur mutasi. Sedangkan jalur mutasi masih nol pendaftar. “Seluruh proses pendaftaran SPMB di tingkat SD dilakukan secara online,” tambahnya.
Lebih lanjut, Puguh mengatakan, sepinya jumlah pendaftar SPMB SD di hari pertama adalah wajar. Dia percaya jumlah pendaftar akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. “Kemungkinan masih banyak orang tua atau wali murid yang masih melengkapi berkas pendaftaran,” tandasnya. (wib/tyo)
Editor : rekian