Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

TKA SD di Kabupaten Nganjuk Pakai Sistem CAT

Karen Wibi • Jumat, 17 April 2026 | 19:36 WIB

 

Operator dari SDN 4 Kapas, Kecamatan Sukomoro saat menyiapkan sarpras menjelang TKA besok senin (20/4)
Operator dari SDN 4 Kapas, Kecamatan Sukomoro saat menyiapkan sarpras menjelang TKA besok senin (20/4)

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Jantung siswa kelas VI SD/MI dan orang tua wali murid berdegup kencang. Karena Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD akan dimulai. “TKA SD akan menggunakan sistem computer assisted test (CAT) mulai 20 April 2026,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto.

Menurut Puguh, jadwal TKA selama 10 hari. Dibagi menjadi lima gelombang. Konsep dari TKA SD akan sama dengan TKA SMP. Nantinya ujian akan dibagi menjadi beberapa gelombang. Dengan setiap gelombangnya akan dilakukan selama dua hari. Untuk hari pertama, siswa akan mengerjakan soal numerasi atau atau mata pelajaran (mapel) matematika. Sedangkan untuk hari kedua, siswa akan mengerjakan soal literasi atau Bahasa Indonesia.

Lebih lanjut, menurut Puguh, siswa akan melakukan TKA dengan sistem CAT. Artinya seluruh proses pengerjaan soal akan dilakukan dengan menggunakan komputer atau laptop. Nantinya sekolah wajib menyediakan komputer atau laptop yang akan digunakan oleh siswa. “Satu ruangan maksimal bisa digunakan oleh 20 siswa per sesi,” tambahnya.

Sementara itu, selama seminggu terakhir, SD di Kabupaten Nganjuk terus bersiap untuk melakukan TKA. Salah satu persiapannya adalah dengan menyiapkan ruangan untuk ujian. Hal itu seperti yang terjadi di SDN 4 Kapas di Kecamatan Sukomoro. Kemarin (16/4) pihak sekolah mulai menyiapkan ruangan yang akan digunakan untuk ujian. “Hari ini (kemarin, Red) kami mulai menyiapkan ruangan untuk ujian,” ujar Kepala SDN 4 Kapas Binti Munawaroh kepada wartawan koran ini.

Binti menerangkan, persiapan yang dilakukan adalah dengan memasang laptop dan kamera pengawas. Selain itu, petugas juga membersihkan ruang kelas agar steril. “Seluruh pajangan di dalam kelas wajib dilepas. Ditakutkan pajangan-pajangan itu dapat digunakan untuk mencontek,” tambahnya.

Selain menyiapkan ruang kelas, sekolah juga menyiapkan siswa. Salah satunya dengan memberikan tambahan jam belajar kepada siswa. Tambahan jam belajar itu diberikan setiap Senin hingga Rabu. Yakni, setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) rampung. “Kami terus menyiapkan kemampuan siswa agar siap untuk TKA,” pungkasnya. (wib/tyo)

 

Editor : Karen Wibi
#Kabupaten Nganjuk #tka sd