Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pengumuman Kelulusan SMA/SMK secara Online: Cabdindik Jatim Wilayah Nganjuk Imbau Siswa Stop Konvoi dan Corat-Coret

Karen Wibi • Kamis, 7 Mei 2026 | 14:56 WIB
SEMANGAT: Kacabdindik Jatim Wilayah Nganjuk M. Ardiyanto terapkan 5 program keren.
SEMANGAT: Kacabdindik Jatim Wilayah Nganjuk M. Ardiyanto terapkan 5 program keren.

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Nganjuk melarang siswa merayakan kelulusan berlebihan. Aksi corat-coret seragam sekolah hingga konvoi di jalan diharamkan. Larangan itu disosialisasikan ke seluruh SMA/SMK di Kabupaten Nganjuk. Karena itu, pengumuman kelulusan tidak dilakukan di sekolah. “Siswa bisa melihat lulus atau tidak secara online,” ujar Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Nganjuk M. Ardiyanto kemarin.

Untuk melihat pengumuman kelulusan siswa bisa mengakses di mana saja. Mereka bisa menggunakan smartphone dengan cara memasukkan NISN di website Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia. “Pengumuman sudah bisa diakses sejak Senin malam (4/5),” ujar Ardiyanto.

Menurut Ardiyanto, pengumuman kelulusan secara online dilakukan untuk mengurangi penumpukan massa. Selain itu, pengumuman secara online dilakukan untuk menghindari kegiatan-kegiatan negatif yang biasa dilakukan oleh para siswa. Salah satunya seperti konvoi dan aksi coret-coret seragam sekolah. “Kami sudah berikan imbauan kepada sekolah untuk melarang kegiatan-kegiatan negatif,” tambahnya.

Ada tiga imbauan yang diberikan kepada SMA dan SMK di Kabuapten Nganjuk. Pertama, siswa diimbau untuk berada di rumah ketika melihat pengumuman kelulusan. Kedua, siswa dilarang melakukan konvoi, corat-coret seragam, atau tindakan lain yang mengganggu ketertiban umum. Sedangkan terakhir, siswa diimbau untuk merayakan kelulusan dengan rasa syukur dan kegiatan yang positif. “Kami akan memberi tindakan tegas kepada siswa dan sekolah yang ketahuan melakukan perayaan kelulusan hingga mengganggu ketertiban umum,” imbuhnya.

Sementara itu, kemarin (5/5), SMA dan SMK di Kabupaten Nganjuk mulai melakukan pendataan terkait jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus. Sedangkan hari ini (6/5), Cabdindik Jatim Wilayah Nganjuk akan melakukan rekapitulasi. Fungsinya untuk mengetahui jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus. “Jumlah siswa yang tidak lulus baru akan diketahui besok (hari ini, Red),” tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Nganjuk Sugiyono mengatakan, Smasa sudah mengeluarkan larangan siswa untuk melakukan perayaan kelulusan yang mengganggu ketertiban umum. Mereka tidak boleh melakukan perayaan kelulusan secara berlebihan. Acara kelulusan akan dilakukan dengan sederhana di sekolah. “Kami melarang keras para siswa yang hendak melakukan konvoi hingga corat-coret seragam. Kami akan merayakan kelulusan siswa dengan penuh kesederhanaan dan raya syukur,” ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#pendidikan nganjuk #kelulusan sma dan smk #Kabupaten Nganjuk