Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Dilema Libur Panjang: Sekolah di Nganjuk Waswas Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) Jalan Terus

rekian • Rabu, 13 Mei 2026 | 20:43 WIB
Ilustrasi pembagian MBG di sekolah dasar. (Gemini AI)
Ilustrasi pembagian MBG di sekolah dasar. (Gemini AI)

 

RADAR NGANJUK.JAWAPOS.COM- Kebijakan libur nasional dan cuti bersama pekan ini memicu gelombang kekhawatiran di kalangan pengelola sekolah di Kabupaten Nganjuk. Fokus utama kegelisahan para pendidik tertuju pada teknis penyaluran program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru sepekan terakhir diterapkan di sejumlah lembaga pendidikan.

Ketidakpastian mengenai apakah distribusi makanan akan tetap berjalan di hari libur menjadi bebanpikiran para guru. Seorang guru SD di Kecamatan Sukomoro mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak sekolah masih meraba-raba mekanisme operasional saat hari libur seperti besok, Kamis (14/5). 

"Kami baru satu minggu ini menerima distribusi MBG, jadi benar-benar belum tahu bagaimana mekanismenya saat hari libur nasional. Apakah tetap dikirim ke sekolah atau ditiadakan sementara," ujarnya. 

Baca Juga: Waduh! Puluhan Siswa di Kota Kediri Diduga Keracunan MBG, Ini Penyebabnya

Kekhawatiran serupa juga melanda sekolah jenjang SMP. Sejumlah kepala sekolah menyatakan dilema jika distribusi tetap dilakukan saat siswa tidak berada di lingkungan sekolah. Potensi pemborosan anggaran dan mubazirnya makanan menjadi ancaman nyata.

"Sejauh ini kami belum menerima informasi resmi atau surat edaran terkait penyaluran MBG selama masa libur ini," ujar salah satu Kepala SMP Negeri di wilayah Kota Nganjuk saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp. 

Mereka khawatir jika makanan tetap dikirim tapi anak-anak tidak ada di tempat, maka akan menjadi pemborosan dan mubazir.

Baca Juga: Kritik Tajam SE Mendikdasmen, JPPI Sebut Pemerintah Lebih Prioritaskan Kesejahteraan Karyawan SPPG Dibanding Guru Honorer

Menanggapi keresahan tersebut, Satuan Tugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Satgas SPPG) Nganjuk memberikan klarifikasi. Judi Ernanto, yang juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Nganjuk, menegaskan bahwa distribusi MBG akan mengikuti kalender libur nasional.

"Yang libur ya distribusi (MBG, Red) libur," tegasnya. 

Baca Juga: Kritik Tajam SE Mendikdasmen, JPPI Sebut Pemerintah Lebih Prioritaskan Kesejahteraan Karyawan SPPG Dibanding Guru Honorer

Masyarakat perlu mencatat bahwa jadwal libur bagi instansi perkantoran dan sekolah di Nganjuk memiliki perbedaan signifikan. Berdasarkan instruksi pemerintah daerah, libur dan cuti bersama jatuh pada Kamis (14/5) dan Jumat (15/5). Namun, untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs, libur hanya berlaku selama dua hari tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, menegaskan bahwa hari Sabtu (16/5) tetap merupakan hari efektif belajar. "Seluruh sekolah, baik SD maupun SMP, wajib masuk dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa pada hari Sabtu mendatang," jelasnya. 

Hal senada juga dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Kemenag Nganjuk, Abdul Rahman, yang memastikan siswa Madrasah (MI dan MTs) kembali bersekolah pada Sabtu usai jeda libur dua hari. 

 

 

Editor : rekian
#Makan Bergizi Gratis #libur nasional #Kabupaten Nganjuk #SPPG #cuti bersama