RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM– Sekitar 100 siswa SMAN 1 Sukomoro akan mengikuti pelatihan jurnalistik di aula Nusantara Sabtu (13/6). Kegiatan edukatif bersama Jawa Pos Radar Nganjuk tersebut diharapkan mampu membangkitkan kejayaan Spektra, nama kru aktivis ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik Smakom.
“Ada mading (majalah dinding) di sekolah kami. Namun belakangan ini kurang aktif, bahkan sempat vakum. Kami ingin aktifkan kembali,” ujar Kepala SMAN 1 Sukomoro Endang Warniati M.Pd melalui Waka Kesiswaan Ibnu Salam Al Bastomi ketika bertemu tim redaksi JP Radar Nganjuk saat kunjungan ke sekolah favorit di Jalan Merdeka, Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro tersebut.
Baca Juga: SMAN 1 Sukomoro Nganjuk Gelar Pelatihan Jurnalistik, Perkuat Literasi lewat Jurnalisme
Karena itulah, lanjut Ibnu Salam Al Bastomi, pihaknya menjalin kerja sama dengan JP Radar Nganjuk untuk mendorong semangat berkarya dalam kejurnalistikan. Tidak hanya membuat karya tulis dalam laporan pemberitaan. Namun, juga meningkatkan kualitas fotografi.
“Sehingga bukan hanya mengetahui teknik memotret, tetapi juga menghasilkan karya foto yang berkualitas sekaligus menarik,” terang pria yang akrab disapa Pak Abas ini.
Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik Siswa SMKN 1 Bagor Berlangsung Interaktif
Ia mengakui, selama ini siswa yang berkecimpung di ekskul jurnalistik– berjuluk Smakom Young Journalist (SYJ)– masih asal-asalan dalam memotret.
Mereka belum begitu memahami teknik pencahayaan, bagaimana mengatur komposisi, memilih angle, dan belum jeli menangkap momentum. “Hal ini yang perlu diperdalam dan dipertajam kembali,” imbuhnya.
Baca Juga: SMKN 1 Bagor Gelar Pelatihan Jurnalistik
Dalam menulis atau membuat konten pemberitaan pun, menurut Abas, tim SYJ masih memerlukan peningkatan kapasitas. Mereka sejatinya punya potensi besar. Namun, kompetensinya perlu diasah supaya lebih kritis dan tajam.
“Agar nantinya mampu menulis berita yang baik dan enak dibaca. Sederhana tetapi menarik. Sesuai kaidah dan etika jurnalistik. Dan, tidak bertele-tele,” paparnya.
Baca Juga: Asah Skill Menulis, Safari Jurnalistik Ramadan MAN 2 Nganjuk Super Semarak
Memudarnya motivasi kru Spektra ini tampaknya berpengaruh pada menurunnya semangat untuk membuat konten.
Tak heran selama hampir dua tahun aktivitas jurnalis Smakom ini terkesan meredup. “Padahal kalau melihat potensinya, mereka mampu membuat konten. Itu tidak sulit,” kata Abas.
Baca Juga: Di Hari Jadi Ke-1.088 Kabupaten Nganjuk, SMAN 3 Nganjuk Gelar Pelatihan Jurnalistik
Untuk menampilkan konten karya jurnalistik yang bagus dan keren memerlukan wadah media sekolah.
Karena itu, dalam pelatihan bersama JP Radar Nganjuk juga disampaikan materi manajemen media massa di sekolah, baik platform cetak maupun online.
Baca Juga: Siswa SMAN Sukomoro Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik , Sukses Raih Berbagai Prestasi
Kepala Biro JP Radar Nganjuk Rully Prasetyo yang akan memaparkannya. Terutama agar konten-konten yang diunggah dapat menarik perhatian dan disukai pembaca.
Manager Pemasaran Jawa Pos Radar Kediri Heri Muda Setyawan menyatakan, pendidikan dan pelatihan (diklat) jurnalistik ini merupakan program edukatif yang bekerja sama dengan sekolah maupun madrasah. Sasarannya para peserta didik.
Selain menambah ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan, kegiatannya juga untuk membentuk karakter generasi muda. “Karena dalam pelatihan (jurnalistik) itu terdapat prinsip integritas dan kepemimpinan. Berpikir kritis dan analitis,” ulasnya.
Editor : rekian