Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Semarak Tahun Baru Islam, Guru Dan Siswa SMPN 7 Nganjuk Antusias Ikut Gerakan Nganjuk Mengaji

rekian • Rabu, 17 Juni 2026 | 15:34 WIB
Plt Kepala SMPN 7 Nganjuk Minarti S.Pd., M.Pd., khusyuk mengikuti program Pemerintah Kabupaten Gerakan Nganjuk Mengaji pada 1 Muharram.
Plt Kepala SMPN 7 Nganjuk Minarti S.Pd., M.Pd., khusyuk mengikuti program Pemerintah Kabupaten Gerakan Nganjuk Mengaji pada 1 Muharram.

 

RADARNGANJUK,JAWAPOS.COM– Menyambut tahun baru Islam 1 Muharram, gema ayat-ayat suci Al-Qur'an dan selawat mengangkasa di seluruh pelosok Kabupaten Nganjuk. Salah satu simpul kekhusyukan ini terlihat jelas di SMPN 7 Nganjuk yang secara serentak menyukseskan Gerakan Nganjuk Mengaji.

Kegiatan yang diikuti seluruh warga sekolah ini menjadi momentum penting untuk refleksi spiritual, berburu berkah, serta membersihkan diri dari kekhilafan di masa lalu.

Plt Kepala SMPN 7 Nganjuk, Minarti, S.Pd., M.Pd. menyatakan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari sinergi massal di mana semua lembaga pendidikan dan keagamaan bergerak bersama untuk "Ngaji Bareng".

Baca Juga: Sekolah saat Pagi, Sore Jadi Guru Ngaji 

"Bulan Muharram adalah bulan yang sangat istimewa. Ini adalah waktu turunnya pengampunan dosa dan momen di mana segala berkah dilipatgandakan oleh Allah SWT. Kesalahan yang pernah kita lakukan di masa lalu, jangan sampai kita ulangi lagi di bulan yang mulia ini," ujar Minarti menyampaikan tausiah sebelum Gerakan Ngaji Bareng di sekolahnya berlangsung. 

Guru SMPN 7 Nganjuk khusus mengikuti Gerakan Nganjuk Mengaji.
Guru SMPN 7 Nganjuk khusus mengikuti Gerakan Nganjuk Mengaji.

 
Minarti menekankan bahwa pelipatgandaan pahala di bulan Muharram harus dimanfaatkan dengan memperbanyak amal kebaikan, terutama kepedulian sosial terhadap sesama.

"Banyak berkah yang dilipatgandakan, khususnya melalui amal kebaikan. Saat ini banyak anak-anak yang kurang beruntung dan sedang diuji oleh Allah. Oleh karena itu, memberi sedekah di bulan Muharram ini fadhilahnya luar biasa, berkahnya berlipat ganda. Mari kita saling berebut untuk berbuat kebaikan," tuturnya penuh takzim.

Baca Juga: Anak-anak di Nganjuk Ngaji Dulu sebelum Berbuka Puasa

Dalam arahannya kepada para generasi muda dan pelajar, Minarti juga menyoroti pentingnya bijak dalam memanfaatkan teknologi. Ia mengajak para siswa untuk mereduksi aktivitas digital yang kurang produktif dan beralih ke konten-konten yang religius.

"Anak-anak yang biasanya main game tanpa ada manfaatnya, di momen Muharram ini ayo diubah kebiasaannya. Buka gawai kalian untuk mendengarkan ceramah keagamaan, baca Al-Qur'an, atau yang masih belajar bisa baca Iqra. Datanglah ke majelis-majelis masjid untuk mendengarkan ceramah para kiai," imbaunya.

Minarti juga merefleksikan bagaimana nuansa Muharram (atau bulan Suro dalam tradisi Jawa) di Nganjuk mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Fenomena bertemunya berbagai kelompok masyarakat di kawasan wisata religi dan budaya, seperti Sedudo, menjadi bukti indahnya kebersamaan dalam mencari keberkahan.

Guru dan siswa SMPN 7 Nganjuk foto bersama setelah mengikuti program Gerakan Nganjuk Mengaji pada Selasa (17/6).
Guru dan siswa SMPN 7 Nganjuk foto bersama setelah mengikuti program Gerakan Nganjuk Mengaji pada Selasa (17/6).

 

"Dari segala aliran yang ada di Sedudo, semuanya berkumpul dengan satu tujuan: meraup berkah di bulan ini. Ini menunjukkan betapa pentingnya bulan Muharram bagi kita semua. Ingat, jika kita lalai dan tidak beruntung memanfaatkan momen ini, kita bisa mendapatkan peringatan langsung dari Allah SWT," pungkas Minarti menutup wawancara.

Melalui Gerakan Nganjuk Mengaji ini, diharapkan masyarakat Nganjuk, khususnya para generasi muda, dapat mengawali tahun baru Islam dengan hati yang bersih, semangat berbagi yang tinggi, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas ibadah.

Editor : rekian
#SMPN 7 Nganjuk #Gerakan Nganjuk Mengaji #1 Muharam #tahun baru islam #Kabupaten Nganjuk