Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

Jarak 1,79 Km Jadi Batas Masuk SMPN 1 Nganjuk, SPMB Jalur Domisili Makin Ketat

Karen Wibi • Senin, 22 Juni 2026 | 16:47 WIB
SPMB SMPN Jalur Domisili Akan Dimulai Besok Secara Online, Siswa Nganjuk Wajib Gunakan KK Untuk Pendaftaran
SPMB SMPN Jalur Domisili 
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Persaingan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP negeri di Kabupaten Nganjuk pada jalur domisili berlangsung sangat ketat. Di SMPN 1 Nganjuk, calon siswa dengan jarak rumah lebih dari 1,79 kilometer (km) dipastikan tidak dapat melanjutkan proses seleksi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa jalur domisili menjadi salah satu jalur paling kompetitif dalam penerimaan siswa baru tahun ini.

Batas Jarak Masuk SMPN 1 Nganjuk Hanya 1,78 Km

Hingga pembaruan data terakhir, jarak terjauh calon siswa yang masih bertahan di SMPN 1 Nganjuk tercatat 1,78 km dari sekolah. Artinya, peserta yang tinggal lebih jauh dari batas tersebut otomatis tersingkir dari proses seleksi.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, menjelaskan bahwa jalur domisili merupakan jalur terakhir dalam SPMB SMP negeri dengan porsi kuota terbesar.

“Jalur domisili menjadi jalur dengan jumlah kuota terbanyak,” ujarnya.

Kuota jalur domisili sendiri mencapai sekitar 45 persen dari total penerimaan siswa baru di SMP negeri.

Persaingan Jalur Domisili Semakin Ketat

Tingginya minat masyarakat membuat jalur domisili menjadi sangat kompetitif, terutama di sekolah favorit seperti SMPN 1 Nganjuk.

Kondisi serupa juga terjadi di SMPN 1 Kertosono. Hingga data terakhir, batas jarak terjauh yang masih diterima mencapai 4,22 km. Siswa yang berdomisili lebih jauh dari angka tersebut otomatis tidak lolos seleksi.

Menurut Disdik Nganjuk, sistem seleksi berbasis jarak ini dirancang untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada siswa yang benar-benar berada di sekitar wilayah sekolah.

Banyak Calon Siswa Masih “Wait and See”

Puguh Harnoto menambahkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sejumlah calon siswa yang belum melakukan pendaftaran. Kondisi ini diperkirakan membuat persaingan semakin ketat menjelang penutupan pendaftaran.

“Masih banyak calon siswa yang wait and see,” katanya.

Disdik memperkirakan, pada hari terakhir pendaftaran, akan terjadi pergeseran posisi batas jarak akibat masuknya pendaftar baru.

Pengumuman Jalur SMA dan SMK Juga Digelar Hari Ini

Selain SPMB SMP, hari ini juga menjadi momen penting bagi calon siswa jenjang SMA dan SMK di Jawa Timur.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Nganjuk, M. Ardiyanto, menyampaikan bahwa pengumuman hasil seleksi untuk jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi akan diumumkan pada hari yang sama.

“Besok (hari ini) menjadi hari pengumuman,” ujarnya.

Pengumuman dilakukan melalui website resmi SPMB Dinas Pendidikan Jawa Timur, dan peserta yang dinyatakan diterima wajib segera melakukan daftar ulang di sekolah tujuan.

Sistem Domisili Jadi Penentu Utama

Penerapan jalur domisili dalam SPMB bertujuan untuk mendekatkan akses pendidikan dengan tempat tinggal siswa. Namun dalam praktiknya, sistem ini justru memunculkan persaingan ketat di sekolah-sekolah favorit.

Semakin banyak pendaftar dalam radius dekat sekolah, semakin kecil peluang bagi calon siswa yang tinggal lebih jauh.

Dampak bagi Calon Siswa

Situasi ini membuat banyak orang tua dan calon siswa harus lebih cermat dalam memantau posisi sementara selama proses pendaftaran berlangsung.

Perubahan kecil dalam jumlah pendaftar dapat berdampak pada batas jarak penerimaan, terutama di hari-hari terakhir pendaftaran.


FAQ

Berapa batas jarak masuk SMPN 1 Nganjuk?

Batas jarak sementara tercatat sekitar 1,78 km dari sekolah.

Apa itu jalur domisili SPMB?

Jalur domisili adalah sistem penerimaan siswa berdasarkan jarak rumah ke sekolah.

Mengapa banyak siswa tidak lolos?

Karena kuota terbatas dan jumlah pendaftar dari radius dekat sekolah sangat tinggi.

Apakah batas jarak bisa berubah?

Ya, batas jarak dapat berubah sampai penutupan pendaftaran tergantung jumlah pendaftar baru.

Editor : Hadi Sujatmikho
#SPMB SMPN 1 Nganjuk