Cegah Punah dengan Publikasi, AXIS School Fest Sambangi SMAN 2 Nganjuk

Mahfud • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 06:48 WIB
PENTINGNYA PUBLIKASI: Siswa SMAN 2 Nganjuk antusias mengikuti AXIS School Fest di Aula Smada Nganjuk pada Jumat (7/8). (luki/jprk)
PENTINGNYA PUBLIKASI: Siswa SMAN 2 Nganjuk antusias mengikuti AXIS School Fest di Aula Smada Nganjuk pada Jumat (7/8). (luki/jprk)

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Mengusung pesan penting tentang urgensi literasi media, gelaran AXIS School Fest menyambangi SMAN 2 Nganjuk pada Jumat (7/8). Bertempat di aula sekolah, acara ini menghadirkan Pemimpin Redaksi sekaligus Penanggung Jawab Multiplatform Jawa Pos Radar Kediri, Mahfud, yang mengajak ratusan pelajar untuk mulai "melek" publikasi.

Di hadapan sekitar 300 siswa gabungan dari SMAN 2 Nganjuk, SMKN 1 Nganjuk, SMKN 2 Nganjuk, dan SMA Muhammadiyah Nganjuk, Mahfud menegaskan pentingnya mendokumentasikan setiap kegiatan sekolah.

​“Publish or perish. Pilih publikasi atau punah. Tanpa publikasi, sebagus apa pun kegiatan yang kita lakukan akan menjadi kurang bermakna,” tegas jurnalis senior yang telah berkarir selama 27 tahun tersebut.

Mahfud menjelaskan bahwa model publikasi di era 2.0 tak lagi terbatas pada media cetak konvensional seperti koran, pamflet, atau buletin sekolah. Publikasi modern kini berbasis multiplatform yang mengawinkan media cetak dengan kanal digital. Meski demikian, ia mengingatkan agar penyebaran informasi tidak dilakukan secara asal-asalan.

“Multiplatform itu bukan sekadar asal share. Harus ada kesatuan narasi yang disesuaikan dengan karakter tiap media. Menyebar konten di TikTok tentu beda pendekatannya dengan YouTube, Instagram, Facebook, maupun X. Namun induknya tetaplah media massa atau portal berita resmi,” jelasnya.

Selain untuk eksistensi, aktivitas di media sosial juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi jika dikelola dengan cerdas. Platform seperti Facebook dan YouTube menyediakan fitur monetisasi langsung, sementara media lain membuka peluang melalui kerja sama endorse hingga program affiliate.

“Prinsip utamanya, kita yang harus memanfaatkan media sosial, bukan malah diperbudak olehnya,” tambah Mahfud.
​Acara ini juga mendapat apresiasi dari pihak sekolah yang diwakili oleh Murtoyo. Ia berharap para siswa dapat menyerap serta mempraktikkan ilmu jurnalistik modern tersebut dalam keseharian mereka.

Dukungan serupa disampaikan Head Sales Operation XLSmart Kediri-Madiun, Fadil Muhammad. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk menunjang kreativitas generasi muda melalui konektivitas digital, terutama di tengah maraknya pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Di akhir sesi, Fadil turut membagikan panduan berkreasi menggunakan kartu AXIS guna memudahkan proses pembuatan konten digital siswa.

Editor : Miko
Axis School Fest publikasi digital literasi media Smada sman 2 nganjuk