NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan di tanah air. Salah satunya melalui peran Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi sebagai narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Dalam kegiatan tersebut, bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu memberikan materi kepada sekitar 500 mahasiswa baru. Materi yang disampaikan mengangkat tema “Growth Mindset & Keberanian Bermimpi”. Secara khusus, Kang Marhaen membahas “Membangun Mentalitas Juang Mahasiswa Hukum di Era Kompetisi Global”.
Di hadapan ratusan mahasiswa, Marhaen menekankan pentingnya membangun pola pikir yang terus berkembang. Menurutnya, mahasiswa hukum tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Mereka juga perlu memiliki mentalitas juang yang kuat untuk menghadapi persaingan global.
Dalam pemaparannya, Kang Marhaen menyampaikan empat strategi yang dapat diterapkan mahasiswa untuk membangun mentalitas tersebut. Strategi pertama adalah melakukan redefinisi dialog diri. Mahasiswa didorong untuk membangun cara pandang positif terhadap diri sendiri, terutama ketika menghadapi kegagalan maupun tantangan.
Kedua, memiliki ketekunan tinggi. Menurutnya, keberhasilan tidak selalu dapat diraih dalam waktu singkat. Karena itu, mahasiswa harus mampu bertahan dan terus berusaha ketika menghadapi berbagai hambatan.
Strategi ketiga adalah membangun ekosistem yang suportif. Lingkungan pertemanan dan akademik yang positif dinilai dapat membantu mahasiswa berkembang serta menjaga semangat dalam mengejar cita-cita.
Terakhir, mahasiswa diminta melakukan refleksi secara berkala. Evaluasi terhadap proses yang telah dilalui penting dilakukan agar setiap individu mengetahui kekurangan sekaligus menentukan langkah perbaikan ke depan.
Melalui pembekalan tersebut, Kang Marhaen berharap mahasiswa Fakultas Hukum Unesa mampu memiliki keberanian untuk bermimpi sekaligus mentalitas kuat untuk mewujudkannya di tengah kompetisi global.
Editor : Karen Wibi