NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Puluhan siswa SMK PGRI 1 Nganjuk mengikuti pelatihan jurnalistik bersama tim redaksi Jawa Pos Radar Kediri hari ini (20/8). Mereka akan mendalami teknik fotografi dan videografi. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan itu juga untuk mengembangkan media informasi sekolahnya.
“Kami ingin memperdalam literasi, terutama mengasah keahlian memfoto dan membuat video untuk konten aktivitas serta branding sekolah,” ujar Kepala SMKN PGRI 1 Nganjuk Drs Lukman M.Pd melalui Pembina Jurnalistik Skarisa Muhamad Renaldi kepada koran ini.
Pelatihan dijadwalkan dua hari, pada 20–21 Agustus 2026 di aula sekolah kejuruan berakreditasi A, Jl Barito 112, Begadung, Nganjuk tersebut. Meski bertema jurnalistik, Renaldi mengatakan, kegiatan edukatif ini tak hanya diikuti aktivis ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik.
Namun, juga pengurus OSIS, MPK, pramuka dan perwakilan tiap ekskul. “Peserta diklat (pendidikan dan pelatihan) dari kelas X dan XI,” katanya didampingi Waka Kesiswaan Skarisa Indrawati dan Ketua Prodi DKV M. Alvian ketika menemui JP Radar Kediri.
Perwakilan pelajar dari beragam organisasi sekolah dan ekskul itu dilibatkan agar dapat menularkan wawasan sekaligus hasil diklat kepada teman-temannya. Renaldi mengungkapkan, siswa yang berkecimpung di ekskul jurnalistik sejatinya telah memiliki kemampuan membuat foto maupun konten video. “Hanya saja, ekskul jurnalistik ini kan masih baru. Kami ingin memperdalam wawasan dan meningkatkan kapasitas dari praktisinya langsung,” ulasnya.
Dahulu, menurut Renaldi, Skarisa pernah memiliki media sekolah. Platform-nya masih media cetak. Ada majalah dinding (mading), tabloid, dan majalah sekolah. Sedangkan saat ini telah terjadi pergeseran. Teknologi informasi berkembang merambah digital. Dengan merebaknya internet, media massa pun bertransformasi menjadi media online dan media sosial (medsos). “Karena itu pula media informasi di Skarisa lebih fokus di social media. Terutama di IG (Instagram),” terangnya.
Dengan pelaksanaan diklat jurnalistik, Renaldi berharap, siswa SMK PGRI 1 Nganjuk bisa mendokumentasikan kegiatan-kegiatan sekolah. Utamanya acara yang penting. Selain itu, juga mampu membuat dokumentasi kegiatan menarik di ekskulnya masing-masing. “Jadi semua punya keterampilan membuat karya. Tidak hanya foto, tetapi juga konten video yang dapat mengangkat nama Skarisa,” paparnya. Dari tim redaksi koran ini akan hadir dua pemateri, fotografer dan videografer. Hari pertama pelatihan, fotografer Jawa Pos Radar Kediri Wahyu Adji F. memaparkan materinya. Tak sekadar teori, ia akan mengajak peserta praktik memotret.
Kepala SMK PGRI 1 Nganjuk Drs Lukman M. M.Pd menuturkan, pelatihan jurnalistik dapat menambah pengetahuan dan memperluas wawasan. Selain itu, meningkatkan kapasitas serta kompetensi siswa. “Keterampilan ini bisa menjadi bekal siswa setelah lulus sekolah nanti,” terangnya.(p1/ndr)
Editor : Karen Wibi