NGANJUK, RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM- Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat (SR) Nganjuk belum dimulai hingga kemarin. Alasannya, pembangunan sekolah yang berada di Kecamatan Gondang itu belum juga rampung.
Kondisi tersebut terungkap saat Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, dan Auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur (Jatim) Hasoloan Manalu melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Baca Juga: Gedung Belum Rampung, KBM Sekolah Rakyat Nganjuk Belum Bisa Dimulai
Marhaen dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi, rombongan langsung melakukan rapat terbatas. Rapat terbatas tersebut langsung dilanjutkan dengan pengecekan bangunan sekolah.
“Kegiatan belajar mengajar akan segera dilakukan. Saya ditugasi untuk mengecek sejauh mana pembangunan Sekolah Rakyat di Nganjuk,” ujar Auditor BPKP RI Hasoloan Manalu.
Baca Juga: Akhir Bulan Sekolah Rakyat Harus Mulai KBM
Hasilnya, menurut Hasoloan, pembangunan SR di Nganjuk jauh dari kata rampung. Menurut perhitungannya, sekolah yang berada di Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang itu baru rampung sekitar 85 persen.
Sedangkan, sesuai target, pembangunan SR Nganjuk harus rampung pada 31 Agustus mendatang. “Jika melebihi tenggat waktu, maka akan ada penalti untuk kontraktor,” tambahnya.
Baca Juga: Dugaan Skandal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat: KPK Mulai Bidik Kemensos
Untuk mengatasi masalah itu, Hasoloan akan memberi instruksi untuk melakukan percepatan. Percepatan dapat dilakukan dengan menambah tenaga kerja. Dengan harapan agar pembangunan SR dapat rampung tepat waktu.
“Semoga pembangunan selesai tepat waktu. Dengan itu KBM bisa segera dilakukan,” tandasnya.
Baca Juga: Tampung 300 Siswa, Sekolah Rakyat Nganjuk Jadi Solusi Pendidikan bagi Warga Kurang Mampu
Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan, Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk membantu percepatan pembangunan SR. Harapannya SR dapat segera rampung dan dapat digunakan oleh seluruh siswa. “Kami sangat terbuka untuk dimintai bantuan,” ujarnya.
Terpisah, Plt Kepala SR Nganjuk Iqbal Tawakal mengatakan, pihaknya terus berusaha agar KBM dapat dimulai di bulan ini. Rencananya, jika tidak molor, KBM akan dimulai pada minggu terakhir di bulan ini.
Baca Juga: Mensos Saifullah Yusuf Kunjungi Nganjuk Hari Ini: Bawa Misi Ganda Sekolah Rakyat dan Perkuat DTSEN
“Kalau sesuai jadwal ya 31 Agustus, tapi semoga bisa segera kita tempati sebelum tanggal itu,” ujarnya.
Namun menurut Iqbal, KBM belum bisa dilakukan di seluruh ruang kelas. Melainkan hanya tiga bangunan inti. Yakni di aula, gedung serba guna, hingga area ruang kelas untuk jenjang Sekolah Dasar (SD). “Untuk bangunan lainnya kemungkinan belum bisa digunakan di akhir bulan ini,” tambahnya.
Editor : rekian