Hore, Kegiatan Belajar di Sekolah Rakyat Nganjuk Mulai Minggu Depan

Karen Wibi • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 05:20 WIB
KBM MOLOR: Pembangunan Sekolah Rakyat dikebut. Kegiatan belajar mengajar (KBM) akan dimulai minggu depan. (karen wibi/jprk)
KBM MOLOR: Pembangunan Sekolah Rakyat dikebut. Kegiatan belajar mengajar (KBM) akan dimulai minggu depan. (karen wibi/jprk)

NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com- Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat (SR) Nganjuk masih belum bisa digelar minggu ini. KBM baru akan digelar pekan depan. Dengan alasan terdapat beberapa bangunan sekolah yang belum rampung. Kepala SR Nganjuk Zuana Nurul Huda mengatakan, KBM belum bisa digelar pekan ini.

Rencananya, KBM baru akan berlangsung di tanggal 14 September. “Minggu ini masih berlangsung MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, Red),” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Baca Juga: Hujan Air Mata Warnai MPLS Sekolah Rakyat Nganjuk

Zuana menyebut, ada beberapa alasan terkait alasan KBM belum bisa digelar pekan ini. Alasan utamanya pembangunan sekolah yang belum 100 persen selesai. Ditakutkan pembangunan sekolah yang sedang berlangsung dapat mengganggu KBM siswa. Karena hingga saat ini masih banyak alat berat yang berada di lingkungan sekolah.

Sebagai gantinya, di pekan ini, siswa masih akan melakukan MPLS. Selama MPLS, siswa akan diajar oleh beberapa guru tamu. Mulai dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk dan pihak lainnya. “Kegiatan MPLS dijadikan satu. Mulai dari SD, SMP, hingga SMA,” tambahnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Nganjuk Kesulitan Mencari Siswa Baru

Lebih lanjut, Zuana juga membahas terkait lamanya waktu KBM bagi siswa di SR Nganjuk. Kondisi tersebut membuat KBM siswa di SR Nganjuk lebih pendek dibanding sekolah lain. Meski demikian, Zuana mengaku hal itu tak menjadi masalah. Menurutnya Kurikulum Merdeka tidak menekanpan pada lamanya KBM. Melainkan hasil di akhir masa pembelajaran. “Kami optimis siswa masih bisa mengejar ketertinggalan dari siswa di sekolah lain,” tambahnya.

Tidak hanya membahas tentang KBM, Zuana juga membahas tentang sulitnya SR Nganjuk mendapat siswa di tingkat SD. Hingga kemarin (7/9), jumlah siswa untuk jenjang SD baru 20 siswa. Padahal, kuota yang dibuka mencapai 90 siswa. “Hanya siswa di desil 1 dan 2 yang bisa mendaftar,” pungkasnya.

Baca Juga: KBM Belum Mulai karena Pembangunan Molor, Auditor BPKP Jatim Sidak Sekolah Rakyat Nganjuk

Perlu diketahui Sekalah Rakyat ini untuk siswa kurang mampu. Mereka akan tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan SD, SMP, hingga SMA.

Editor : rekian
Sekolah Rakyat Nganjuk Kepala SR Nganjuk Zuana Nurul Huda KBM mulai Minggu depan Pembangunan Sekolah Rakyat dikebut Kabupaten Nganjuk