NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Kegagalan di masa lalu bukanlah alasan untuk berhenti mencoba. Prinsip pantang menyerah ini berhasil dibuktikan oleh Nadhifa Putri Ramadhani, siswi kelas V SDN 1 Berbek, Kabupaten Nganjuk.
Sempat gagal meraih trofi juara pada Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) Jawa Pos Radar Kediri tahun lalu, Nadhifa sukses kembali dan merebut predikat Juara 1 kategori SD/MI pada KKA tahun 2026 ini.
Pengalaman pahit tahun lalu justru menjadi bekal mental yang berharga baginya. Saat itu, Nadhifa sebenarnya sudah tampil gemilang hingga menembus babak grand final, namun keberuntungan belum berpihak kepadanya.
Trik Belajar Mandiri dari Soal Tahun Lalu
Alih-alih patah semangat dan trauma, Nadhifa justru menjadikan kegagalan tersebut sebagai bahan evaluasi. Ia kembali mempersiapkan diri jauh lebih matang untuk kompetisi tahun ini.
Salah satu rahasia suksesnya adalah tekun mempelajari ulang soal-soal KKA dari tahun-tahun sebelumnya. Ia berusaha memahami pola soal sekaligus memperdalam materi yang dirasa belum dikuasai secara penuh.
“Belajar dari soal-soal tahun lalu juga,” terang Nadhifa membagikan trik belajarnya.
Setiap hari, ia konsisten menyempatkan waktu untuk menelaah soal. Menariknya, semangat belajar tersebut murni muncul dari kemauan dirinya sendiri, bukan karena tuntutan atau paksaan orang tua.
“Belajarnya kemauan sendiri, tanpa disuruh orang tua. Soalnya masih ada materi yang belum aku tahu, jadi harus aku pelajari,” tuturnya polos namun penuh semangat.
Selain belajar mandiri di rumah, Nadhifa juga mendapat bimbingan intensif dari para guru di sekolah. Bimbingan ini dimanfaatkannya untuk memperkuat pemahaman sebelum hari kompetisi tiba.
Sempat Minder Melihat Pesaing di Babak Final
Kendati sudah melakukan persiapan yang panjang dan matang, rasa gugup tetap menyergap Nadhifa saat hari perlombaan tiba.
Melihat banyaknya peserta hebat dari berbagai sekolah, ia mengaku sempat deg-degan saat memasuki ruangan ujian. Ketatnya persaingan bahkan sempat membuatnya pesimistis bisa keluar sebagai pemenang.
Namun, kerja keras memang tidak pernah mengkhianati hasil. Saat pengumuman, Nadhifa tak menyangka namanya disebut sebagai peraih posisi tertinggi, menyabet Juara 1 KKA Tingkat SD/MI.
“Saya kira malah nggak juara, ternyata juara 1,” ungkapnya dengan raut wajah bahagia.
Pencapaian manis ini menjadi bukti nyata bagi Nadhifa. Berani mencoba kembali dan memperbaiki diri dari kegagalan terbukti mampu membuahkan hasil yang membanggakan.