Kendala Hanya Sebentar, Sekolah Bisa Langsung Menangani
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Hari pertama gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Kabupaten Nganjuk belum sepenuhnya berjalan mulus. Gangguan server sempat muncul dan membuat sejumlah siswa kebingungan saat mengikuti simulasi, Senin (5/10).
Kendala tersebut salah satunya terjadi di SMAN 1 Nganjuk. Saat sesi pertama berlangsung, server sempat mengalami error sehingga proses pengerjaan soal terganggu.
Meski hanya berlangsung dalam hitungan detik, gangguan tersebut sempat membuat sejumlah peserta bingung. Terlebih, mereka belum terbiasa dengan sistem yang digunakan dalam TKA.
“Anak-anak mungkin belum familiar jadi sempat bingung. Namun, masalah dapat langsung teratasi,” ujar Kepala SMAN 1 Nganjuk Sugiyono.
Tiga Sesi Tetap Berjalan hingga Selesai
Setelah server kembali normal, gladi bersih di SMAN 1 Nganjuk dapat dilanjutkan. Tidak ada gangguan berarti yang kembali muncul hingga pelaksanaan hari pertama berakhir.
Seluruh peserta bisa menyelesaikan simulasi, baik yang mengikuti sesi pertama, kedua, maupun ketiga.
“Total ada tiga sesi per harinya. Mereka mengerjakan di empat laboratorium yang berbeda,” tambah Sugiyono.
Gladi bersih menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenali sistem ujian sebelum menghadapi TKA yang sebenarnya. Termasuk membiasakan diri dengan proses login, pengerjaan soal, hingga penggunaan perangkat komputer.
Server Error Juga Ditemukan di Sekolah Lain
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Nganjuk M. Ardiyanto mengatakan, secara umum pelaksanaan hari pertama berjalan cukup lancar.
Hanya ada beberapa kendala teknis yang ditemukan di lapangan. Mayoritas berkaitan dengan server.
Gangguan tersebut menyebabkan sebagian peserta terlambat masuk ke sistem atau tidak bisa mengerjakan soal untuk sementara waktu.
Namun, menurut Ardiyanto, kendala yang muncul masih bisa ditangani masing-masing sekolah.
“Masalah-masalah tersebut bisa diatasi di tingkat sekolah,” ujarnya.
Kendala Jadi Bahan Evaluasi
Setiap gangguan yang muncul selama gladi bersih akan dicatat petugas. Hasilnya menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan berikutnya sekaligus persiapan menghadapi TKA sebenarnya.
Gladi bersih berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan selama empat hari, Senin hingga Kamis. Setelah jeda, gelombang kedua dilanjutkan pada pekan berikutnya.
Melalui simulasi tersebut, siswa diharapkan tidak lagi canggung ketika menghadapi pelaksanaan TKA pada akhir Oktober.
Mereka juga bisa mendapatkan gambaran mengenai sistem ujian serta karakter soal yang akan dihadapi.
“Siswa bisa memiliki gambaran tentang proses ujian TKA hingga jenis soal yang akan diujikan,” tandas Ardiyanto.
(wib/tyo)
Editor : Miko