NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK tinggal menunggu hitungan hari. Jelang hari H, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Nganjuk mulai mematangkan sejumlah persiapan teknis, salah satunya memetakan formasi guru pengawas ujian.
Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Nganjuk, M. Ardiyanto, mengungkapkan bahwa regulasi penempatan guru pengawas untuk TKA tahun ini akan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pekan ini kami mulai pastikan untuk guru-guru yang ditunjuk sebagai pengawas,” ujarnya.
Evaluasi Sistem Lama: Pengawas Kini Diacak per Rayon
Ardiyanto menjelaskan, pada pelaksanaan tahun lalu, guru pengawas TKA diwajibkan berasal dari kecamatan yang sama dengan letak sekolah.
Ternyata, regulasi tersebut memunculkan kendala di lapangan. Beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Sukomoro, memiliki jumlah sekolah yang sedikit. Alhasil, pembagian guru pengawas saat hari H menjadi timpang dan tidak merata.
Berangkat dari evaluasi tersebut, Cabdindik memutuskan untuk mengubah regulasi. Pengawas yang sebelumnya dibatasi per kecamatan kini akan diacak berdasarkan kesamaan rayon.
“Dengan sistem acak per rayon ini, penyebaran guru pengawas dapat lebih merata dan proses pengawasan bisa berlangsung secara maksimal,” tambahnya.
Jadwal TKA 2026 dan Berakhirnya Gladi Bersih Tahap 1
Pemantapan regulasi ini terus dikebut mengingat jadwal TKA tahun ini dimajukan.
Sesuai jadwal terbaru, TKA gelombang pertama akan dilangsungkan pada 26–29 Oktober mendatang. Sementara itu, ujian untuk gelombang kedua akan digelar pada 2–5 November.
Sebelum menghadapi ujian sesungguhnya, seluruh peserta TKA di Kabupaten Nganjuk saat ini tengah merampungkan tahapan gladi bersih yang dijadwalkan berlangsung selama dua pekan.
Gladi bersih gelombang pertama yang dimulai sejak 5 Oktober lalu dijadwalkan selesai hari ini. Selanjutnya, gladi bersih gelombang kedua akan bergulir mulai 12 Oktober mendatang.
Ardiyanto berharap simulasi ini benar-benar dimanfaatkan oleh para siswa agar lebih familier dengan seluruh tahapan teknis, mulai dari model pengerjaan soal hingga pengisian survei.
“Saya juga mendoakan agar seluruh peserta TKA asal Nganjuk mendapatkan nilai terbaik,” tandasnya.