NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Umi Farida adalah salah satu tokoh pendidikan di Kabupaten Nganjuk. Dia berkecimpung di dunia pendidikan sejak belasan tahun lalu. Umi tercatat sebagai bendahara umum di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Baitul Izzah. “Saya sebenarnya bercita-cita menjadi guru. Karena itu saya sangat suka dengan dunia Pendidikan,” ujar Umi.
Meski tidak menjadi guru dan menjadi pengusaha sukses tetapi Umi tetap berkecimpung di dunia Pendidikan. Loyalitas Umi dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di Kabupaten Nganjuk ini membuatnya menjadi bendahara umum tak tergantikan di YPI Baitul Izzah. Dia selalu berusaha mendukung perkembangan pendidikan. “Pendidikan itu sangat penting,” ujarnya.
Hal itu juga berlaku bagi Umi saat mendidik putra-putrinya. Umi selalu memegang nasihat orang tuanya. Keinginan orang tuanya agar anak dan cucunya mengenyam pendidikan tinggi atau kuliah dilaksanakan Umi dengan baik. Muhammad Fathurrahman Assidiq, anak kedua Umi saat ini kuliah di Turki. Sedangkan, yang lainnya kuliah di Jakarta, Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Keteladanan Umi sebagai ibu, pengusaha, dan berorganisasi membuat tim Radar Kediri (RK) Institute Jawa Pos memilihnya sebagai nominator peraih Education Awards (EA) 2026. Rencananya, penganugerahan untuk peraih EA 2026 akan dilaksanakan di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG). “Tokoh-tokoh pendidikan di Nganjuk dan Kediri akan mendapatkan penghargaan Education Awards 2026,” sambung Manajer Jawa Pos Radar Nganjuk Rully Prasetyo. (nov/tyo)
Editor : Novanda Nirwana