Pantau KBM dengan CCTV dan Wajibkan Salat Berjamaah
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kepala SMPN 2 Pace Windari berhasil menjadi nominator peraih Education Awards (EA) 2026 yang digelar oleh Radar Kediri (RK) Institute Jawa Pos.
Prestasi itu diraih karena Windari memiliki inovasi terkait pendidikan karakter. Salah satu program yang rutin dijalankan di SMPN 2 Pace adalah salat berjamaah.
Setiap harinya, pada pukul 07.30 WIB, Windari mengajak seluruh siswa untuk salat dhuha berjamaah. Setelah itu, di jam istirahat siang hari, Windari kembali mengajak seluruh siswa untuk salat dhuhur berjamaah.
“Salat berjamaah rutin dilaksanakan di hari Selasa, Rabu, dan Kamis,” ujarnya.
Selain salat berjamaah, Windari menerapkan disiplin tinggi. Tidak hanya, kepada siswa. Namun, guru juga harus menjadi teladan bagi siswanya.
Karena itu, setiap sudut di sekolah dipasang closed circuit television (CCTV). Tujuannya untuk memantau siswa dan kegiatan belajar mengajar (KBM).
“Jika ada siswa keluar kelas saat jam pelajaran pasti terlihat di CCTV,” ujarnya.
Tidak itu saja, guru juga wajib melaksanakan KBM dengan menyenangkan.
Tidak boleh monoton. Sehingga, siswa bisa mengikuti KBM dengan baik.
Proses KBM itu juga dipantau CCTV. “Saya bisa mengecek semua kegiatan di sekolah ini lewat CCTV,” ujar Windari.
Terkait akademik, Windari mengatakan, meski SMPN 2 Pace adalah sekolah pinggiran tetapi dia tidak mau prestasi anak didiknya kalah dengan SMP favorit.
Setia pada perlombaan di bidang akademik maupun non-akademik, SMPN 2 Pace selalu mengikuti.
Terbaru, puluhan siswa SMPN 2 Pace dikirim mengikuti Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) Jawa Pos Radar Kediri.
KKA yang menjadi sarana try out menghadapi TKA itu dijadikan bahan evaluasi siswa dan guru sebelum pelaksanaan TKA nanti.
Setelah melakukan evaluasi terkait kekurangan siswa, Windari mengatakan, dia akan menugaskan semua guru memberikan bimbingan belajar kepada siswa menghadapi TKA.
Jam bimbingan belajar akan dimulai pukul 06.00 WIB. Hal itu dilaksanakan mulai Januari 2026. “Kami menyebutnya jam nol,” tandasnya. (wib/tyo)
Editor : Miko