NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Hujan deras yang mengguyur wilayah lereng Gunung Wilis menyebabkan air sungai Tahunan, anak sungai Kuncir meluap, kemarin. Akibatnya, Dusun Tahunan di Desa Cepoko, Kecamatan Berbek diterjang banjir.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.20. Menyebabkan rumah dan satu musala di Dusun Tahunan, Desa Cepoko, Berbek terendam air.
“Untungnya luapan sungai itu cuma lewat,” ucap Abidin, 47, warga Desa Cepoko, Berbek. Sehingga, air cepat surut dan aktivitas warga bisa normal lagi.
Abidin menjelaskan, banjir yang akibat luberan sungai itu sudah sering terjadi. Warga Dusun Tahunan, Cepoko pun sudah tidak kaget. Setiap hujan lebat, debit sungai pasti akan meningkat. Apalagi intensitas hujannya terjadi dalam waktu yang agak lama. Air dari lereng pegunungan Wilis akan meningkat dan menyebabkan banjir.
Hal senada juga disampaikan Dewi Sukarsih, 44, warga dari dusun yang sama. Ia mengatakan, banjir yang terjadi di desanya sudah menjadi langganan. “Waktu saya kecil, luapan airnya kecil. Tapi sejak 2014 lalu banjirnya menjadi besar. Hingga sekarang, r saat musim hujan tiba selalu langganan banjir,” ungkapnya.
Dewi mengatakan bahwa banjir kemarin sore merupakan banjir pertama setelah enam bulan terakhir terjadi banjir di sekitar lokasi. Dia berharap banjir di desanya itu bisa diatasi. Dia khawatir banjir yang menerjang desanya semakin lama semakin besar. Sehingga membahayakan warga. Khususnya anak-anak.
Sementara itu, Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Nganjuk Suharono belum menerima laporan terkait dengan peristiwa banjir tersebut. Dia baru mendapat info awal dari media sosial (medsos). “Kita cek terlebih dahulu. Mohon waktu,” ucap Suharono yang langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi kejadian.
Dia mengimbau masyarakat di sepanjang sungai khususnya aliran Kuncir untuk lebih waspada. Terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Peringatan tersebut juga berlaku bagi masyarakat yang tinggal di tempat yang tinggi di bawah tebing agar waspada ancaman longsor.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk