NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Arus lalu lintas di jalan raya perbatasan Nganjuk-Bojonegoro di Desa Sambikerep, Rejoso macet. Pohon raksasa setinggi 15 meter tumbang ke jalan raya, kemarin sore. Kejadian itu menyebabkan akses jalan tertutup sehingga kendaraan tidak bisa melintas.
Pohon berdiameter sekitar satu meter itu tumbang pada pukul 15.59 WIB. Peristiwa itu terjadi setelah diguyur hujan. “Tadi hujannya cuma sebentar, enggak ada angin. Pohonnya tiba-tiba ambruk,” ungkap Sri Rahayu, 48, warga setempat.
Sri mengaku kaget karena saat pohon itu tumbang mengeluarkan suara yang sangat keras.
Apalagi Sri ranting pohon itu mengenai tembok rumah bagian samping. Dan mengenai atap rumah Purwanto, 62, tetangganya. Untung saja saat pohon itu tumbang, tidak ada orang yang beraktivitas di bawahnya. “Saya sedang di teras rumah menunggu suami pulang,” akunya. Tumbangnya pohon tersebut membuat Sri dan tetangganya berhamburan ke luar rumah. Warga berupaya menyingkirkan pohon tersebut. Tapi terlalu besar dan membutuhkan mesin pemotong kayu.
Warga yang berada di lokasi menduga, tumbangnya pohon tersebut disebabkan karena usia yang sudah terlalu tua. Selain itu, pohon tersebut sudah tampak kering. Beruntung, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut .
Karena pohon tersebut ambruknya ke jalan raya, sehingga menyebabkan arus lalu lintas menjadi macet selama dua jam. Pohon tersebut menutup jalan di Jalur Nganjuk-Bojonegoro.
Dalimin, 59, sopir pengangkut ayam asal Pati, Jawa Tengah sempat khawatir ayam potong yang akan dibawa ke Blitar akan mati akibat terkena hujan. “Masih lama ya, Mas,” tanya Dalimin kepada petugas. Di belakang truk Dalimin masih ada belasan mobil dan truk yang ikut mengantre.
Sementara itu, evakuasi pohon tumbang tersebut baru dimulai sekitar 16.10. Petugas BPBD Kabupaten Nganjuk dan Polsek Rejoso serta warga bergotong royong membersihkan pohon kering yang tumbang ke jalan raya tersebut.
“Yang paling penting tidak ada korban jiwa,” ungkap Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Nganjuk Suharono.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
Editor : Redaksi Radar Nganjuk