Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Gara-Gara Ini, Rumah Warga Candirejo Loceret Nganjuk Hangus Terbakar

Iqbal Syahroni • Senin, 29 Januari 2024 | 19:17 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk– Ini peringatan bagi orang tua agar tidak meletakan korek api sembarangan. Seperti yang dialami Agus Wahyudi, 35, warga Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Dia menjadi korban kebakaran akibat anaknya bermain korek api di ruang tamu. 

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.55 kemarin. Saat itu, anak Agus tengah bermain di ruang tamu.  Bocah yang masih TK itu rupanya bermain menggunakan korek api mekanik yang tergeletak di ruang tamu tanpa sepengetahuan orang tuanya. “Apinya berasal dari ruang tamu. Tepatnya dari sofa,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Sujito.  

Meskipun pagi itu Agus juga berada di dalam rumah, dia tidak menyadari kegiatan anaknya. Ia dikejutkan oleh anaknya yang berteriak karena tidak bisa mematikan api korek yang dipegang buah hatinya. Karena panik, Agus lalu melempar korek api tersebut. Sial, korek yang masih menyala itu jatuh di sofa ruang tamu Melihat situasinya tidak aman. Agus segera mengeluarkan anaknya dan memanggil istrinya. Api dari korek itu tidak juga padam. Justru semakin membesar karena melalap sofa. Karena api terus menjalar, usahanya memadamkan api itu gagal. Dia lantas meminta bantuan tetangganya untuk ikut memadamkan api dengan alat seadanya. 

Upaya Agus dan warga pun tidak membuahkan hasil. Si jago merah terus mengamuk dan melahap barang-barang lainnya yang ada di ruang tamu. Karena api tidak bisa dijinakan, warga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Damkarmat Kabupaten Nganjuk. 

“Laporan yang masuk agak telat. Kami menerima informasi itu sekitar pukul 09.20,” lanjut Jito. Selain laporannya telat, kendala lainnya adalah akses menuju ke lokasi yang sulit sehingga menyebabkan petugas baru tiba di tempat sekitar 10 menit setelah laporan kebakaran masuk ke petugas damkarmat. 

Amukan si jago merah itu menghanguskan rumah Agus. Hanya ada beberapa barang saja yang berhasil diselamatkan. Petugas bisa memadamkan api sekitar pukul 11.00 WIB. Akibat kebakaran ini, Agus mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. 

Jito memastikan, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Damkarmat Kabupaten Nganjuk mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan barang berbahaya, terutama di lingkungan rumah. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk
#nganjuk #Peristiwa #kebakaran