Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pencarian Orang Tenggelam di Sungai Widas Nganjuk sampai ke Perbatasan Saradan Madiun

Iqbal Syahroni • Rabu, 28 Februari 2024 | 16:48 WIB
MENCARI ONE: Petugas BPBD Kabupaten Nganjuk bersama warga menyelam di anak Sungai Widas yang berada di Desa/Kecamatan Wilangan.
MENCARI ONE: Petugas BPBD Kabupaten Nganjuk bersama warga menyelam di anak Sungai Widas yang berada di Desa/Kecamatan Wilangan.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - One Widya Mukti, 28, warga Desa Kedungdowo, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk belum juga ditemukan. Kemarin, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap bapak satu anak itu yang hilang sejak Minggu (25/2) sore.

Petugas memperluas pencarian di anak Sungai Widas hingga ke perbatasan Saradan, Kabupaten Madiun. "Total ada empat titik yang dicari," ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk Suharono.

Tiga titik baru pencarian meliputi Jembatan Wilangan, di bawah Tol Madiun-Nganjuk, dan Dam Glatik di perbatasan Ngudikan dengan Saradan, Madiun. Sementara satu titik lagi tetap di Dusun Jegong, Desa/Kecamatan Wilangan, tempat One memancing ikan.

Petugas menggunakan perahu karet untuk mencari di tiga titik di luar Dusun Jegong. Pencarian di Dusun Jegong sendiri masih menggunakan penyelaman dengan dibantu oleh warga sekitar.

Hingga pukul 16.00, Selasa (27/2), One masih belum ditemukan. Suharono mengatakan, tim SAR gabungan terus menyisir sungai yang kini mengalami peningkatan debit air. "Kami berusaha melakukan pencarian semaksimal mungkin," ungkapnya.

Pencarian One kini telah mencapai lebih dari 8 kilometer di aliran anak sungai Widas. Keluarga One, Ririn Setyowati, 34, berharap adik sepupunya itu bisa segera ditemukan. Suami dari Yunita itu merupakan tulang punggung keluarga dan memiliki anak berusia 2 tahun.

"Harapan kami, ya One segera ditemukan," ungkapnya singkat. One diduga hanyut tenggelam di anak sungai Widas di Dusun Jegong, Desa/Kecamatan Wilangan pada Minggu (25/2) sore. Saat itu, ia pamit memancing ke rumah mertuanya.

One biasanya memancing di aliran sungai yang terletak sekitar 11 meter di belakang rumah mertuanya. Namun, saat Yunita memanggilnya untuk pulang sekitar pukul 16.00 WIB, One tidak ada jawaban.

Saat Yunita dan keluarganya mencari ke sepanjang sungai, One tidak ditemukan. Diduga One tenggelam karena tidak ada yang melihatnya lewat depan rumah atau jalan dari sungai ke jalan desa.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk
#peristiwa nganjuk #orang tenggelam #saradan madiun