Ledakan dahsyat terjadi di pabrik tahu. Sumber ledakan yang menggemparkan warga Desa Gondanglegi, Prambon itu diduga berasal ketel uap. Peristiwa nahas yang terjadi di pabrik tahu milik Hujair, 57, itu mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.
Tiga korban yang mengalami luka akibat ledakan tersebut adalah satu orang warga setempat yang tinggal di dekat pabrik tahu. Dan dua pekerja pabrik yang berasal dari Banyakan, Kediri. Ketiga korban mengalami luka dan kini dirawat di RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri.
Menurut Alfiyah, 49, warga setempat, ledakan terjadi sekitar pukul 16.00. Saat itu, ia sedang berada di rumah dan mendengar suara ledakan keras yang diikuti dengan getaran dan jatuhnya genting. "Saya langsung keluar rumah dan melihat bangunan pabrik sudah hancur," ujar Alfiyah.
Ledakan tersebut mengakibatkan bangunan pabrik tahu itu rata dengan tanah. Tidak hanya menyebabkan korban luka-luka, ledakan itu juga menyebabkan kerusakan rumah milik warga. Ada empat rumah di sekitar pabrik yang kena dampak ledakan tersebut.
Rumah Alfiyah juga terdampak. Setelah dia melakukan pengecekan ada kerusakan pada genting. Termasuk juga tembok pembatasnya juga mengalami kerusakan. Polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung turun ke lokasi kejadian.
Hingga kemarin, polisi masih belum menyimpulkan terkait dengan adanya kelalaian pada peristiwa tersebut. Kasihumas Polres Nganjuk Iptu Supriyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.
Polisi juga masih mengumpulkan bahan keterangan dari saksi-saksi. Termasuk untuk memastikan keamanan pabrik selama beroperasi. Sejauh ini, polisi belum menetapkan adanya tersangka atas kejadian yang menyebabkan tiga orang terluka dan harus dirawat di rumah sakit. "Kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," ucap Supriyanto. Kerugian akibat ledakan tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.