Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ini Penyebab 44 Sapi Mati Mendadak di Ngetos Nganjuk, Disperta dan Polres Nganjuk Lakukan Penyelidikan

Redaksi Radar Nganjuk • Jumat, 26 April 2024 | 18:48 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Racun yang membuat 44 sapi mati mendadak di Kecamatan Ngetos belum terungkap kemarin. Berbagai dugaan mulai bermunculan. Salah satu dugaannya adalah sapi mati karena keracunan pestisida yang disemprot ke rumput gajah atau rumput. Sehingga, saat sapi memakan rumput tersebut, dia langsung keracunan. Kemudian, mati mendadak.

Ketika dugaan itu dikonfirmasikan, Kepala Disperta Kabupaten Nganjuk Muslim Harsoyo melalui Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Siti Farida mengatakan, hal itu kemungkinan bisa terjadi. Namun, pihaknya belum bisa memastikan. Karena rumput atau rumput gajah yang dimakan sapi mati mendadak tidak ditemukan saat ada laporan. Disperta tidak bisa menguji laboratorium rumput tersebut. Apakah terkena semprotan pestisida atau tidak. “Sapi dilaporkan mati mendadak setelah beberapa hari kejadian. Kami tidak bisa menemukan makanan yang dikonsumsi sapi sebelum mati,” keluhnya.

Baca Juga: Peternak di Ngetos Was-was, Puluhan Sapi Mati Mendadak karena Keracunan

Pemeriksaan laboratorium dari sampel makanan sapi serta organ dalam sapi harus fresh. Ini agar hasil laboratorium benar-benar valid. Sehingga, penyebab keracunan sapi bisa terungkap. Disperta tidak bisa menggunakan sampel sapi yang sudah membusuk atau rumput yang telah kering.

Untuk itu, Farida meminta kepada pemilik sapi untuk segera melapor ke disperta jika ada sapi yang mati mendadak. Sehingga, sampel bisa segera diuji ke laboratorium untuk mengungkap racun apa yang menyebabkan sapi mati mendadak.

Selain itu, Farida meminta kepada peternak untuk tidak menjual sapi yang dalam kondisi sekarat. Karena takut mengalami kerugian terlalu besar, pemilik memilih menjual sapi sekarat ke pedagang. Akibatnya, sapi tersebut tidak diketahui penyebab kematiannya. “Harus segera lapor jika melihat sapi dalam kondisi sekarat,” ungkapnya.

Baca Juga: Tradisi Tiron - Tiron mulai Hilang jadi Penyebab Sapi di Ngetos Banyak yang Mati?

Selain mencari racun apa yang menyebabkan 44 sapi di Ngetos mati mendadak, disperta bersama Polres Nganjuk juga melakukan penyelidikan. Karena ada kemungkinan sapi mati mendadak itu karena sengaja diracun. Untuk itu, Polres Nganjuk memeriksa puluhan saksi. Mulai dari pemilik sapi yang mati mendadak, saksi-saksi, hingga tetangga korban. Ini dilakukan agar penyebab keracunan sapi bisa diketahui.

Sayang hingga kemarin, polisi belum memutuskan apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam kasus keracunan sapi tersebut atau tidak. “Sekarang masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolsek Ngetos AKP Pujo Santoso.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk