NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono menjadi tuan rumah Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Persinas ASAD Kabupaten Nganjuk. Nantinya juara di tiap kategori kejurkab ini akan mewakili Kabupaten Nganjuk di tingkat provinsi hingga nasional.
“Total ada 125 pesilat yang bertanding di tiga kategori,” terang Herlambang Sudarsono, ketua panitia kejurkab kepada wartawan koran ini.
Pria yang juga ketua Persinas ASAD Kabupaten Nganjuk itu mengatakan, ada tiga kategori di kejurkab yang dipertandingkan. Yaitu kategori Pra-Remaja Satu, Pra-Remaja Dua, dan Remaja.
Nantinya pertandingan akan menggunakan sistem single fight. Pemenangnya adalah pesilat yang berhasil mendapat poin terbanyak. Poin tersebut akan ditentukan oleh tiga juri yang berkompeten di bidangnya.
“Kami memiliki tiga juri sudah profesional di bidangnya,” sambungnya.
Baca Juga: Padepokan Al Ubaidah Raih Juara Umum 2, Merajai di Kejurkab Persinas ASAD Kabupaten Nganjuk
Akan ada satu pemenang di tiap kategori. Nantinya pemenang tersebut akan disiapkan untuk kompetisi yang lebih besar. Karena seperti diketahui, Kejurkab Persinas ASAD ini ditujukan untuk mencari bibit-bibit unggul di cabang olahraha pencak silat Kabupaten Nganjuk.
Lebih lanjut, Herlambang mengatakan, jika di tahun depan akan banyak event olahraga bergengsi yang siap menanti. Mulai dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, hingga Kejuaraan Olahraga Provinsi (Kejurprov) Jatim.
“Semoga akan ada juara dari sini yang dapat mewakili Kabupaten Nganjuk di event tersebut,” harapnya.
Untuk diketahui, Kejurkab Persinas ASAD di Ponpes Al Ubaidah akan berlangsung selama dua hari. Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Habib Ubaidillah Al Hasany berharap, dari kejurkab ini dapat menjaring pesilat tangguh dari Persinas ASAD Kabupaten Nganjuk.
Baca Juga: 705 CJH Nganjuk Lakukan Manasik Haji, Simak Kapan Pemberangkatannya
Namun yang lebih penting, menurut Habib, acara tersebut dapat menciptakan pesilat yang berkaratkter. “Semoga tema Kejurkab yaitu Berjiwa Besar Jadi Pendekar, Berkarakter Luhur Nasehat Leluhur dapat diamalkan oleh seluruh peserta,” ujarnya.