Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Sehari Dua Kandang dilalap Jago Merah, Apa Penyebabnya?

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 7 Mei 2024 | 18:18 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Kebakaran kandang terjadi kemarin. Dalam sehari, dua kandang sapi ludes dilalap si jago merah. Kandang pertama yang terbakar adalah kandang milik Mujito, 42, warga Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro. Kemudian, kandang kedua yang ludes dilalap si jago merah adalah kandang milik Basuki, 57, warga Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk.

Untuk kebakaran pertama, Mujito baru mengetahui kandang sapinya terbakar sekitar pukul 08.00 WIB. Saat melihat asap hitam mengepul di atas kandang, Mujito langsung menelepon perangkat desa setempat. Meminta bantuan untuk melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk. Karena dia khawatir api akan membakar sapi dan menjalar ke rumah.

Selain itu, warga yang mengetahui ada kebakaran segera bertindak. Mereka melepas ikatan sapi di kandang. Sehingga, sapi hanya mengalami luka bakar ringan. “Kaki kanan belakang dan perut yang terbakar. Tidak parah,” ungkap Mujito.

Baca Juga: Diduga Keracunan, Polisi Masih Kesulitan Ungkap Racun Penyebab Sapi Mati, ini Himbauan Disperta Nganjuk untuk Peternak

Sementara itu, petugas Damkarmat Kabupaten Nganjuk baru datang beberapa menit kemudian. Sayang, saat mereka api sudah membakar seluruh kandang. Sehingga, kandang rata dengan tanah. Petugas segera melakukan pemadaman dan pendinginan. “Kerugian korban sekitar Rp 5 juta,” sambung Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Sujito.

Berdasarkan keterangan korban, diduga api berasal dari diang. Karena korban lupa memadamkan Diang saat bangun tidur. Padahal, saat itu, angin kencang. Api segera menyambar tumpukan jerami di kandang. Kemudian, membakar kandang sapi.

Baca Juga: Pria Tergeletak dan Kejang di Makam Gegerkan Warga Desa Sugihwaras

Hal yang sama juga terjadi di kebakaran kedua. Jito Damkar-panggilan akrab Sujito di Damkarmat Kabupaten Nganjuk menduga kebakaran di kandang milik Basuki juga karena kelalaian korban. Api diduga berasal dari diang. Kerugian yang dialami juga tidak beda jauh dengan yang dialami Mujito. “Hanya kandang sapi saja yang terbakar. Tidak ada korban jiwa atau sapi yang terbakar,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Jito Damkar meminta masyarakat lebih berhati-hati. Apalagi, saat ini musim kemarau. Angin juga sering bertiup kencang. Jangan membuat diang yang berdekatan dengan tumpukan jerami. Karena rawan tersambar dan api akan membakar kandang.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk
#kandang sapi #radar nganjuk #jawa pos #kebakaran