Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Sudah Dapat Kios di Lantai 2, Pedagang Pasar Baru Kertosono Justru Jualan di Luar. Kok Bisa ?

Redaksi Radar Nganjuk • Kamis, 13 Juni 2024 | 05:04 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Penertiban pedagang Pasar Baru Kertosono tidak berjalan mulus. Pada Senin (10/6) sekitar pukul 23.00 WIB, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk Haris Sujatmiko memimpin apel penertiban. Kemudian, petugas disperindag berjaga di luar Pasar Baru Kertosono. Saat pedagang datang, mereka diminta untuk masuk ke Pasar Baru Kertosono. Menempati los atau kios yang sudah disediakan dan telah diundi sesuai nama pedagang. Awalnya, pedagang bersedia menempati kios dan los di lantai 1 dan 2 yang telah ditentukan.

Kemudian, pedagang berjualan di sana. Sayang, pengunjung sepi. Pedagang yang biasanya berjualan di luar Pasar Baru Kertosono mulai resah. Puncaknya, sekitar pukul 08.00 WIB, pedagang yang sebelumnya menempati kios dan los di dalam Pasar Baru Kertosono memutuskan untuk keluar. Mereka kembali berjualan di tepi jalan. “Kami terpaksa kembali jualan di tepi jalan karena di dalam Pasar Baru Kertosono sepi pembeli,” ujar Syaiful Huda, 47, penjual kue.

Menurut Syaiful, jika dia tidak keluar Pasar Baru Kertosono, akan mengalami kerugian. Karena dagangan yang dijualnya tidak tahan lama. Sedangkan, pembeli sepertinya enggan masuk Pasar Baru Kertosono. “Mau tidak mau kami  jadi jualan di luar lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko mengatakan, penertiban pedagang di Pasar Baru Kertosono sebenarnya untuk pedagang itu sendiri. Mereka bisa lebih nyaman berjualan di dalam pasar. Pasar Baru Kertosono yang mirip mal juga jadi tidak kumuh. Karena tidak ada lagi pedagang di luar. “Kami menerapkan cara-cara yang humanis agar pedagang mau pindah ke dalam Pasar Baru Kertosono,” ujarnya.

Haris mengatakan, berdasarkan data disperindag ada 205 pedagang yang berjualan di luar Pasar Baru Kertosono. Mereka diminta untuk masuk ke Pasar Baru Kertosono mulai kemarin. Harapannya, pengunjung Pasar Baru Kertosono menjadi ramai. Tidak ada kecemburuan antara pedagang di dalam pasar dengan pedagang di luar pasar.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk