Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Dua Jemaah Haji Nganjuk Meninggal Dunia

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 16 Juli 2024 | 17:31 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kabar duka datang dari jamaah haji Kabupaten Nganjuk di Tanah Suci. Dua jamaah haji dari kloter 87 dan 88 meninggal dunia. Jamaah haji pertama yang meninggal dunia adalah Masrur Abdulloh Edris. Pria lanjut usia (lansia) asal Desa Kutorejo, Kecamatan Bagor itu meninggal dunia pada Minggu (14/7). Kemudian, kemarin, Toha, lansia dari kloter 87 meninggal dunia di rumah sakit.

          “Haji Masrur meninggal dunia pada Minggu sekitar pukul 11.00 waktu Arab Saudi,” ujar Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Nganjuk Atim Swasono kepada wartawan koran ini.

          Atim mengatakan Masrur meninggal dunia  di Rumah Sakit (RS) Alharam. Dia dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. “Beliau sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” tambahnya.

          Sementara itu, kemarin, Toha meninggal dunia pukul 11.00 waktu Arab Saudi. Dia dirawat di RS karena terkena stroke dan hilang kesadaran. Hingga kemarin, ada dua jamaah haji yang masih dirawat di RS. Yaitu, Maesaroh dan Sutjiati. Mereka mengalami penyakit yang berbeda. Maesaroh mengalami stroke. Sedangkan, Sutjiati kena pneumonia.

          Tim dokter pun terus berusaha agar keduanya segera sembuh. Karena hari ini menjadi jadwal kepulangan jamaah asal Nganjuk. Mereka rencananya akan meninggalkan Arab Saudi hari ini. Rombongan dijadwalkan tiba di Kota Angin besok.

          Jika masih belum sembuh, kedua jamaah yang masih dirawat di RS akan ditinggal di Arab Saudi. Mereka akan diikutkan rombongan kloter selanjutnya. Karena untuk Jawa Timur ada 106 kloter. “Semoga saja keduanya dapat pulang bersama ke Nganjuk,” harap Atim.

Untuk diketahui, total jamaah haji asal Nganjuk yang berangkat ke Arab Saudi berjumlah 713 orang. Mereka terbagi ke dalam kloter 87 dan 88. Ke-713 jamaah tersebut sudah berangkat dari Nganjuk sejak 6 Juni lalu.

Dari 713 jamaah itu, satu jamaah sudah pulang terlebih dahulu. Dia adalah Kasrotin asal Desa Juwet, Kecamatan Ngronggot. Dia pulang dalam rombongan kloter 69 karena alasan kesehatan. Kemudian, dua orang jamaah meninggal dunia. Sehingga, jamaah haji asal Nganjuk yang tersisa di Tanah Suci sebanyak 710 orang.

 

Editor : Redaksi Radar Nganjuk