Pohon Tua Bikin Warga Waswas, DLH Nganjuk Hanya Potong Dahan dan Ranting

Redaksi Radar Nganjuk • Dipublikasikan Rabu, 7 Agustus 2024 | 00:27 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Belasan pohon sono yang berukuran raksasa dipotong dahannya kemarin. Pemotongan dahan tersebut dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk. Lokasi pohon yang dikepras adalah sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Mastrip Nganjuk pada.

“Ada permintaan dari warga sekitar untuk memotong dahan karena khawatir roboh jika angin kencang,” ujar Hariyono, 38, petugas operasional Dinas Lingkungan Hidup.

Pengurangan dahan pohon dengan cara penebangan ini dilakukan karena kejadian pohon tumbang sering terjadi saat hujan disertai angin kencang. Apalagi, Nganjuk dikenal sebagai Kota Angin. “Ini adalah langkah pencegahan karena warga takut pohon roboh dan menimpa orang,” imbuh Hariyono.

Belasan pohon yang dikepras dahan dan ranting oleh  petugas ini sudah berusia lebih dari belasan tahun. Oleh karenanya, pohon-pohon itu semakin berukuran besar seiring dengan usianya yang menua.

Hariyono mengatakan, pihaknya berharap, pemotongan dahan dan ranting membuat pohon tidak ambruk saat angin kencang. “Mudah-mudahan pohon kuat karena dahan dan rantingnya sudah berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, Elna Malika, 23, warga Jalan Jaksa Agung Suprapto, dia mendukung pemotongan dahan dan ranting pohon oleh petugas DLH. Karena dia takut bila pohon itu ambruk saat hujan disertai angin kencang. “Sebaiknya itu ditebang dan diganti pohon yang kecil agar aman,” ujarnya.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk