Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Temukan Fosil Gajah Purba di Hutan Tritik Nganjuk

Redaksi Radar Nganjuk • Rabu, 16 Oktober 2024 | 19:46 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk menemukan fosil di hutan Desa Tritik, Kecamatan Rejoso. Fosil dari hewan stegodon itu nantinya akan diletakkan di Museum Tritik. Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk Amin Fuadi menjelaskan, penemuan fosil tersebut sudah sejak seminggu yang lalu. Namun, pihaknya baru melakukan ekskavasi kemarin. “Setelah ditemukan dan identifikasi, kami lalu melakukan ekskavasi atau penggalian fosil tersebut,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

          Saat diidentifikasi, fosil tersebut berasal dari hewan stegodon. Hewan purba itu diketahui memiliki bentuk seperti gajah. Lengkap dengan belalai panjang, telinga lebar, dan dua gading di bagian mulut. Perbedaan dengan gajah saat ini adalah ukuran badannya. Stegodon memiliki ukuran jauh lebih kecil. Ukurannya seperti sapi.

          Sedangkan, fosil yang ditemukan di Tritik nyaris sempurna. Banyak bagian tubuh yang masih utuh. Terutama di bagian tengkorak kepala hingga badan. “Proses ekskavasi berhasil dilakukan. Fosil sedang disimpan oleh pihak dinas,” tambahnya.

          Untuk sementara, fosil akan disimpan di Museum Anjuk Ladang. Nantinya fosil tersebut akan diletakkan di tempat khusus di Museum Tritik. Hal itu setelah museum selesai dibangun.

          Penemuan fosil itu sendiri menjadi bukti keanekaragaman hayati di Nganjuk. Terutama di wilayah sebelah utara. Karena sejak dulu, banyak penemuan fosil yang berhasil ditemukan di Hutan Tritik.

          Bahkan penemuan tidak hanya berupa hewan mamalia. Karena beberapa peneliti juga banyak menemukan fosil hewan laut. Terutama hewan yang masuk ke dalam filum antropoda.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk