NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Kecelakaan beruntun yang terjadi di KM 92 Tol Cipularang pada Senin (11/11/2024) terus mengundang perhatian publik. Hingga pagi ini, jumlah korban yang terlibat kecelakaan bertambah menjadi 30 orang secara keseluruhannya.
Melansir dari Jawa Pos, Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombespol Jules Abraham Abast, menjelaskan, "Kami baru mendapatkan pendataan terakhir pagi ini, dan ada penambahan satu korban. Secara keseluruhan, kini ada 30 korban, dengan satu orang meninggal dunia, empat luka berat, dan 25 luka ringan."
Kecelakaan beruntun ini melibatkan 17 kendaraan, termasuk truk yang diduga menjadi penyebab utama kecelakaan. Sopir truk berinisial R kini tengah menjalani perawatan intensif, sementara korban lainnya juga mendapatkan perhatian medis.
"Untuk sopir truk termasuk korban 30 yang mengalami luka dan masih dalam perawatan di rumah sakit, tapi dalam pengawasan dan penjagaan Polres Purwakarta," tambahnya.
Peristiwa kecelakaan terjadi di Ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta dan sangat parah, melibatkan lebih dari 10 kendaraan yang saling bertabrakan di lajur cepat paling kanan. Dalam video yang beredar di berbagai sosial media, tampak kendaraan yang tertumpuk satu sama lain, sementara beberapa lainnya rusak parah di bahu jalan. Beberapa kardus juga berserakan di sekitar lokasi kejadian, yang diperkirakan berasal dari kontainer truk yang terlibat.
Akibat kecelakaan ini, seluruh lajur yang menuju Jakarta terhalang oleh kendaraan-kendaraan yang terlibat. Sejumlah kendaraan masih terlihat terkunci dan terjebak di antara puing-puing kecelakaan. Proses evakuasi masih terus berlanjut untuk membersihkan jalan dan memastikan keselamatan para korban serta pengguna jalan lainnya.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk