NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kedua pekerja yang menjadi korban kebakaran di agen elpiji Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret masih dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk. Bahkan, salah satu korban bernama Arif Budianto, 34, warga Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang mengalami kritis. Sehingga, harus dirawat di ICU RSD Nganjuk.
“Kondisi pasien Arif kritis jadi harus dirawat secara khusus,” terang Humas RSD Nganjuk Aldise Yuka Bagus kepada wartawan koran ini.
Pria yang akrab disapa Yuka ini menjelaskan, setelah dievakuasi, kedua korban dirawat di IGD RSD Nganjuk. Namun setelah beberapa jam dirawat, Arif mengalami penurunan kesehatan dan harus masuk ICU. Sedangkan korban lainnya yaitu Suryono, 39, warga Desa Blimbing, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang masih dirawat di IGD. Diketahui kondisi kesehatan Suryono terus membaik.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di agen elpiji depan Kantor Samsat Nganjuk. Kebakaran yang terjadi Selasa (12/11). Akibatnya, Arif dan Suryono mengalami luka bakar. Arif mengalami luka bakar mencapai 58 persen. Sedangkan Suryono mengalami luka bakar 67 persen.
Selain dua karyawan yang terbakar, kebakaran tersebut juga membuat pemilik bernama Haryono mengalami kerugian besar. Sebanyak 30 tabung elpiji 3 kilogram (kg), 15 tabung elpiji ukuran 12 kg, LED TV berukuran 55 inci, dan satu unit komputer ludes dilalap si jago merah. Total kerugian yang diterima mencapai sekitar Rp 50 juta.
Pihak kepolisian lalu mencoba melakukan penyelidikan. Diketahui kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik. Saat itu, Arif dan Suryono sedang memerbaiki kabel yang ada di dalam kios. Hingga kabel itu membuat percikan yang lalu membuat kebakaran.
Dalam hitungan detik saja, api sudah menjalar ke bagian lain toko. Api lalu membesar hingga membuat satu toko terbakar. Saat kejadian itu, kedua korban sempat terjebak di dalam. Beruntung keduanya berhasil kabur melalui pintu belakang. Mereka dievakuasi oleh petugas damkarmat dan dilarikan ke RSD Nganjuk. (wib/tyo)
Editor : Redaksi Radar Nganjuk