NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Bus City Trans jurusan Jakarta-Surabaya terbakar di Jalan Tol Trans Jawa KM 642.400 yang masuk Desa Sukorejo, Kecamatan Rejoso pada Jumat pagi (24/1). Kebakaran itu diduga terjadi karena korsleting listrik.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Iptu Heri Buntoro mengatakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Bus bernomor polisi (nopol) L 7020 UC itu dikemudikan oleh Taufiq, 49, warga Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah. Bus tersebut melaju dari arah barat. Hingga sampai di lokasi kejadian, Taufiq melihat percikan api dari arah depan.
Taufiq lalu curiga. Dia menepikan bus. Sejurus kemudian dia memeriksa bagian depan yang sempat mengeluarkan percikan api. Setelah dicek, api berkobar dari lokasi itu. Dia lalu bergegas meminta puluhan penumpang yang ada di dalam bus keluar.
Beruntung dalam hitungan detik para penumpang sudah keluar. Karena beberapa menit kemudian, api kian membesar. Membakar seluruh bagian bus hingga tersisa rangka.“Api cepat membesar karena saat itu angin berembus dengan kencang,” tambahnya.
Selang beberapa menit kemudian, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk tiba di lokasi kejadian. Kepala Damkarmat Nganjuk Sujito mengatakan, pemadaman memerlukan waktu cukup lama. Api baru benar-benar padam setelah pemadaman sekitar dua jam. “Beruntung kami berhasil memadamkan api. Kami juga pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” ujarnya singkat.
Setelah dipadamkan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, dari dugaan awal, api berasal dari korsleting listrik. Hal itu yang membuat percikan api di bagian depan bus.
Lalu hingga siang kemarin (24/1), kendaraan masih berada di lokasi kejadian. Polisi kesulitan untuk melakukan evakuasi. Salah satunya karena rem belakang mengalami kerusakan. Nantinya rangka bus tersebut akan diamankan di Kantor Satlantas Nganjuk. (wib/tyo)
Editor : Redaksi Radar Nganjuk