Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Longsor Terjang Jembatan Desa Gemenggeng hingga Putus, Begini Kronologinya

Karen Wibi • Jumat, 31 Januari 2025 | 17:28 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Bencana alam terjadi di Kabupaten Nganjuk di minggu ini. Jembatan di Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor putus. Selain itu sebuah rumah di Desa Bendolo, Kecamatan Sawahan juga terkubur akibat tanah longsor.

          Kejadian pertama terjadi di Dusun Jawar, Desa Gemenggeng. Jembatan penghubung Dusun Jawar dan Dusun Babadan putus pada Rabu (29/1). Penyebabnya adalah debit air yang meningkat sejak Senin (27/1). “Sejak senin sudah banjir. Banyak sampah yang menumpuk di tengah. Lalu tiba-tiba saja jembatan putus,” terang Nur Amali, 48, salah satu warga sekitar.

          Nur menceritakan, tanda-tanda jembatan akan putus sudah terjadi sejak dua minggu lalu. Saat itu, sisi barat jembatan ambrol. Penyebabnya karena hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari.

          Setelah kejadian itu, warga dilarang melewati jembatan. Namun masih ada yang nekat. Karena memang jembatan itu menjadi jalur terdekat. Karena untuk jalur lain, warga harus memutar sekitar dua kilometer (km).

Baca Juga: Banjir Susulan Menghantui Warga Nganjuk , Begini Penjelasan BMKG

          Hingga pada Selasa malam (28/1) jembatan mulai goyah. Warga sudah tidak berani melewati jembatan itu. Pada Rabu (29/1),  jembatan itu benar-benar putus. “Alhamdulillah saat itu tidak ada yang lewat. Jadi tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

          Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk Budianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan asesmen di Jembatan Gemenggeng yang putus. Kini dirinya tengah melakukan koodrinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk. “Kami sudah lakukan asesmen. Kami segera melakukan tindakan,” ujarnya.

          Lebih lanjut, Budianto juga mengatakan hujan deras yang terjadi Rabu lalu membuat bencana tanah longsor di Desa Bendolo, Kecamatan Sawahan. Longsor menerjang rumah Parni, 40, warga setempat. Beruntung longsor itu hanya menghancurkan dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Meski demikian Parni tetap mengalami kerugian materiil. Dapurnya terkubur tanah hingga setinggi empat meter. Kemarin (30/1), tanah longsor sudah dibersihkan oleh warga yang dibantu anggota TNI, Polri, dan perangkat desa. (wib/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#longsor #banjir #nganjuk #bagor nganjuk #bpbd