NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Warga Desa Dawuhan, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan kemarin.
Setelah diidentifikasi mayat tersebut adalah Eka Feri, 28, warga Dusun Sonorejo, Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom.
Eka tenggelam di Brantas setelah melompat di Jembatan Papar.
Koordinator Basarnas Pos Sar Trenggalek, Nanang Pujo mengatakan, Eka ditemukan di Sungai Brantas, Desa Dawuhan sekitar pukul 10.30 WIB.
"Jarak penemuan dari lokasi Menghilangkan Nyawa Sendiri kurang lebih 27 kilometer," ujarnya.
Yakni, dua kali di Jembatan Semampir dan satu kali di Jembatan Jongbiru.
Saat melakukan aksinya, Eka saat itu dibonceng oleh Muhammad Bayu Hermansyah, 20, keluarganya.
Ketika hendak pulang ke Tanjunganom, Eka meminta berhenti di Jembatan Papar.
“Korban saat itu mengaku ingin berfoto,” tambahnya.
Tiba-tiba, dia menitipkan HP miliknya ke Bayu. Sambil mengatakan untuk minta tolong agar memberitahu ibunya jika dia meminta maaf.
Eka pun langsung menceburkan diri ke Sungai Brantas dengan cara menerobos palang yang ada di jembatan.