Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Mengenang Eka Feri, Gadis Nganjuk yang Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Brantas di Jembatan Papar Kediri

Novanda Nirwana • Kamis, 13 Maret 2025 | 04:29 WIB
Eka ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Brantas, Desa Dawuhan, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk pada Selasa (11/3).
Eka ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Brantas, Desa Dawuhan, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk pada Selasa (11/3).

Mistini, ibu Eka masih berduka yang sangat mendalam kemarin. Saat ditemui di rumahnya di Dusun Sonorejo, Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom, dia masih tidak percaya. Anak semata wayangnya meninggal dunia karena menceburkan diri di Sungai Brantas.


“Masih tidak percaya, Minggu katanya mau pulang," ujar Mistini. Eka Feri sendiri tidak mempunyai adik maupun kakak.
Dia anak tunggal. Eka ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Sungai Brantas, Desa Dawuhan, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk pada Selasa (11/3). Eka tenggelam di Brantas setelah dia melompat dari Jembatan Papar.
Di depan keluarganya, Eka mengaku setiap hari di Kediri karena bekerja dan kuliah di salah satu perguruan tinggi di Kediri. Keluarganya pun percaya.
"Satu tahun terakhir ini jarang pulang. Pulang ke sini pun ya cuma semalam terus besok paginya balik lagi," paparnya.
Di rumah, Eka tak pernah cerita terkait apa yang dia alami. Dulu dia hanya ngobrol dengan orang tua ketika hendak meminta uang untuk keperluan kuliah.
Baca Juga: Gadis asal Nganjuk Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Kediri Ternyata sudah 3 Kali Mencoba Bunuh Diri
"Dulu pulang ya minta duit untuk cetak banner, ngeprint. Ya saya kasih," ujarnya.
Keluarganya pun tak menaruh curiga pada Eka. Sebab, dia tak pernah cerita kepada orang tuanya.
Lain halnya dengan kakak dari suaminya Mistini. Adalah Sunarti, 46. Ia mengaku, dari Eka kecil sudah dekat seperti anak kandungnya. Bahkan, kerap kali Eka bercerita kepada dirinya.
"Terakhir cerita itu, katanya mau nikah sama pacarnya. Terus saya di suruh bilang orang tuanya," kata Sunarti.
Perempuan berusia 46 tahun itu memang dekat dengan Eka. Sehingga, ia pun tahu terakhir Eka bekerja di salah satu toko kosmetik di Kediri.
"Ngakunya terakhir kerja di kosmetik," ujarnya.
Baca Juga: Pria Tewas Tertabrak Kereta Api di Ngrajek Nganjuk ternyata ODGJ
Hal yang mengejutkan terjadi pada saat ibu kos Eka yang berada di Kediri datang ke rumah Eka. Ia menceritakan bahwa Eka memiliki anak berusia 4 tahun. Namun, keluarga Eka tak mengetahuinya.
"Tahunya itu ya pas ibu kosnya ke sini, katanya anaknya sudah berusia 4 tahun lebih," ujarnya sembari terheran-heran.
Sunarti dan Mistini pun mengaku selama ini Eka tak pernah cerita bahwa ia memiliki anak. Bahkan ketika pulang ke rumahnya, dia tak membawa anaknya.
"Kayaknya anaknya itu dibawa ke rumah nenek dari suaminya, tapi kita juga ngga tahu ijab nya kapan," papar Sunarti.
Sunarti pun menyayangkan atas apa yang keponakannya alami. Di depan pelayat, ia juga nampak tegar dan menasehati para pelayat.
"Yang baik ya di contoh, yang ngga baik jangan dicontoh," pintanya. 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Radar Kediri #ceburkan diri ke sungai #radar nganjuk #sungai brantas #Peristiwa #bunuh diri