NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Satu korban keracunan di Desa Tanjungkalang, Kecamatan Ngronggot meninggal dunia.
Sedangkan, 60 warga mengalami keracunan massal setelah makan nasi berkat dari acara tingkepan tetangganya harus dirawat.
Heri Purwoko, owner Klinik Hikmi Medika sekaligus menjadi Bhabinkamtibmas Pojok, Tanjungkalang membenarkan ada satu orang meninggal tersebut. Yakni atas nama Marlika, 51, warga Tanjungkalang.
"Iya benar, diperkirakan Jumat malam meninggalnya di rumah sakit," ujarnya.
Heri menyebut Marlika sebelumnya menderita penyakit bawaan. Ketika dirawat di kliniknya, Marlika membaik namun pihak keluarga ingin merujuk ke Rumah Sakit Muhammadiyah Kediri.
"Sebelumnya memang sudah ada penyakit bawaan," tambahnya sembari menyebut Marlika dirujuk pada Jumat (25/4) lalu.
Hingga kemarin sore (27/4) masih ada satu warga yang masih menjalani perawatan di Klinik Hikmi Medika. "Mungkin bentar lagi sudah boleh pulang," jelas Heri.
Lebih lanjut, Heri menjelaskan saat ini penyelidikan kandungan makanan berkat masih terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Pihaknya sendiri juga masih menunggu hasil lab.
"Masih diuji lab sama Dinkes," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, puluhan orang mengalami keracunan massal usai makan nasi berkat yang diberikan oleh salah satu warga di RT 01 RW 10, Selasa malam (22/4).
Nasi berkat yang berisikan ayam, mie dan sambal goreng itu diduga menjadi penyebabnya. (nov/tyo)
Editor : Elna Malika