NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Seekor biawak bikin panik warga Desa Kemlokolegi, Kecamatan Baron kemarin. Hal itu terjadi sekitar pukul 15.50 WIB, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (damkarmat) Pos Bantu Tanjunganom menerima laporan ada ular di rumah Nanik Yuliani, 39. Bergegas dua personel menuju ke lokasi.
“Awalnya biawak itu sama pemilik rumah dikira ular,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk Sujito.
Sampai lokasi, setelah di periksa ternyata biawak. Posisinya di tumpukan kayu yang ada di dapur. Nanik mendengar suara gaduh di area dapur, khawatir lantas memanggil petugas damkar. “Pemilik rumah awalnya mendengar suara gaduh,” ujar Jito Damkar.
Tanpa kesulitan, petugas damkarmat berbekal tongkat memancing agar biawak keluar. Kemudian, satu personel menariknya menggunakan tangan. Biawak tersebut langsung dimasukkan ke karung.
“Alhamdulillah aman, tidak menggigit, nggak ada perlawanan,” ungkapnya.
Tak hanya itu saja, pada malam harinya sekitar pukul 20.50, damkarmat kembali mendapat laporan dari warga.
Kali ini mendapat laporan ular masuk ke rumah warga yang berada di Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk. Safitri Dwi Wulandari, 32, kaget lantaran ada ular masuk ke rumahnya. Lantas ia memanggil damkarmat.
“Dua personel siaga mako langsung menuju lokasi,” papar Jito Damkar.
Dua personel damkar membutuhkan waktu 30 menit untuk menangkap ular kayu itu. lantaran gesitnya ular.
Atas kejadian tersebut, Jito Damkar mengimbau agar masyarakat tak menangkap hewan reptil dengan tangan kosong.
“Langsung lapor ke damkar agar memperoleh penanganan,” pungkasnya. (nov/tyo)
Editor : Elna Malika